Sang Penakluk
Dalam waktu dua puluh delapan hari, Indira harus memenuhi kuota yang Jan inginkan.
***
“Ma,” panggil Renzo dengan mata mengantuk.
“Hmmm.” Jawaban Indira membuat putranya kesal.
“Aku mau ngomong serius, malah dijawab hmmm aja,” protes Renzo.
Indira berhenti dan menoleh pada bos kecilnya.
“Ya?” kini Indira memusatkan perhatian pada Renzo.
“En mau kemping sabtu malam minggu ini sama ayah Keenan. Boleh ya, Ma?” pinta Renzo penuh harap.