Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Destiny Is You

My Destiny Is You

ucapnya menyemangati dirinya sendiri. Setelah meletakkan barang-barangnya di kamar. Laura mengelus potonya bersama Mamanya dengan gerakan pelan. Airmatanya kembali menetes. "Ma, aku harus bagaiamana sekarang?" Laura kembali menangis terisak. Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ada pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. ["Besok belikan aku Hot Cappuccino!"]
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
Because You Are Mine

Because You Are Mine

Terdengar sangat lebay emang, tetapi persepsi orang kan berbeda-beda. Dan satu yang pasti, seandainya cerita ini tidak habis kena kontrak, mungkin authornya sudah mengubah judulnya, “I Love my Brother,” tetapi karena beberapa ketentuan lain maka dia akan tetap setia di judul, “Because You’re Mine.”
9.92.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
You're My Destiny

You're My Destiny

“Kata-kata tadi bukan dari orang tuaku. Sekalipun aku yakin mereka pasti ingin mengatakan itu, tapi ... mereka tidak pernah mampu lagi berkata untuk sekedar memberiku satu kalimat pegangan dalam hidup.” “Maksud kamu ?” tanya Yoo Ill masih tidak paham. “Kalimat itu keluar dari mulut ibu panti, orang yang merawat dan membesarkanku.” “Kamu?” “Ya, aku anak yatim piatu yang tumbuh di panti asuhan. Seorang donatur yang baik hati telah menjamin hidupku hingga bangku kuliah.” “Maaf, aku tidak bermaksud mengingatkanmu pada kedua orangtuamu, maaf.”
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai a poem titled you
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Cathalea
Salam kenal pembacaku, Sayang. Ini adalah karya pertamaku. Cerita ringan yang bisa dibaca untuk semua umur. Khusus untuk kamu yang suka nonton drama Korea pasti relate nih dengan ceritanya. Happy reading, yaah. Ditunggu kritik dan sarannya. With ❤️ Cathalea
Submarine
Di awal-awal ceritanya sedikit monoton, cenderung membosankan. Tapi semakin dibaca, semakin menarik. Banyak misteri yang terkuak, membuat kita semakin penasaran. Romansa Windi dan Yoo -ill juga mulai bikin baper. Lanjut thor. Pengen liat kisah Windi setelah dirinya jadi milyuner.
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Jibran *** Sekarang aku bagaikan gumpalan debu. Seolah hanya dirinya yang mampu merangkai kembali ragaku. Aku menjadi begitu rapuh Tanpanya, hatiku tak lagi utuh. *** "Sadaqallahul 'Adzim ...."
8.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

"Aku tahu itu. Sesuai dugaanku. Itu benar-benar kamu.” 1. Dia membacakan baris puisi kuno, 子衿, yang mengungkapkan kerinduan mereka terhadap orang yang mereka cintai. ☜
9.1145.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai a poem titled you
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan
Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Meluahkan perasaan yang mengharu biru lewat goresan. Hanya dalam lima menit, sebuah puisi yang diberinya judul : Withered, Scattered, akhirnya selesai. Dia meletakkan kertas tersebut, lalu membaca rentetan kalimatnya berulang-ulang. Makin dibaca, makin sedihlah dia. Seolah rangkaian kata berima ini memantulkan kesedihan hati yang sesungguhnya. "Sepertinya, cukup bagus." Dia bergumam dalam kesendirian.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
YOU AND US

YOU AND US

Delna hanya memasang tampang nyeri tanpa berniat membantu salah satu dari Nissa atau Dion, Delna pikir kedua manusia ini sedang membenci dirinya, jadi untuk apa ditolong. "Hah .. berarti kurang satu ya?" gumam Nissa seolah menganggap kejadian tadi hanyalah angin lalu. Nissa kemudian berdiri dan membentangkan kedua tangannya ke atas seperti sedang memanggil sesuatu. Cekikikan kecil keluar dari mulut Nissa. "KEMARI LAH WAHAI PENGHUNI DUNIA BAWAH! AKU HIDANGKAN MAKANAN LEZAT UNTUK KALIAN!"
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Ayuk kulihat sedang menuliskan sesuatu di dalam buku. “Lagi ngapain sih, Ayuk?” Aku bertanya lalu duduk disampingnya. “Nih baca!” ucapnya sambil menyodorkan buku yang tadi ia tulis. Sebait puisi untuk ibu. Judul: Ibu, Aku memelukmu dari bayangku di sini Mengecup bayang kakimu yang renta Kulitmu penuh luka Bentuk kasih sayangmu padaku, mencari nafkah
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
ME AND YOU

ME AND YOU

dengan cepat, Leila berlari menuju ke kamarnya dengan mengabaikan kesakitan pada kakinya. Di dalam kamar, air mata Leila semakin terbakar. air mata yang sudah ia tahan sudah berlomba-lomba keluar. dengan gemang, ia berjalan ke arah balkon dan menatapi langit yang hitam pekat. sama seperti perasaanya yang kelam, bahkan tidak memperdulikan angin malam yang menusuk semua tulang di tubuhnya. "Tuhan, apakah memang sudah tidak ada lagi kebahagian yang kau ciptakan untukku."
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai a poem titled you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status