Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memory

Memory

tukasku, membuka pintu. "Tetapi, aku ingin memutar masa lalu," ungkap Mandala. Kepalaku menoleh, kutemukan ekspresi wajah Mandala yang muram. Matanya lekat menatapku. "Seandainya waktu bisa berputar kembali, apa yang ingin kamu lakukan?" "Tetap berada di sisimu apa pun yang terjadi," jawab Mandala. "Jika waktu bisa diputar, aku tidak ingin bertemu denganmu," ujarku, berbalik dan meneruskan langkah ke luar dari ruang kerja Mandala.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Memories

Memories

“Aku ini benar benar sangat payah…” Meski tubuhku sedikit mendapat kekuatannya kembali, sepertinya hatiku masih tidak ingin diatur oleh otakku dan bertindak sesuai keinginannya. “… seharusnya aku.. sedang belajar sekarang. Kau tau, aku akhirnya berhasil masuk dalam tim inti untuk perlombaan besok. Kesempatan ini ada 3 tahun sekali, dan jatuh pada angkatan kita, keren bukan? Eheheh…”
9.74.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
LOVE THAT COME ONCE

LOVE THAT COME ONCE

"Aku ingin kopi paling spesial yang ada di kedai ini, tolong bawakan ke mejaku." Nada bicaranya santai namun seperti memekik, dan ketika ia berbalik, aku bisa melihat wajah yang tak asing lagi. Kali ini dia melihat ke arahku "Rain." Setengah jiwaku tiba-tiba terasa melayang dalam waktu yang singkat.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Apapun yang terjadi, waktu selalu berjalan dengan kejam. Ketika pagi selanjutnya tiba, Serish masih berkutat dengan ingatan yang muncul layaknya letupan air mendidih; terasa panas dan chaotic. Lucu. Kenapa dia harus mengingat semuanya seperti ini?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Berjalan ke pinggir, untuk melihat waktu yang didapatkannya. Satu menit diatur dalam timer, sementara stopwatch di ponsel hasilnya beda dari yang diperkirakan. Arsen mengira akan lambat larinya—alias—membutuhkan satu menit, nyatanya bisa 12,18 detik. Itu baru tadi mencoba berlari mengitari lapangan. "Hah, beneran nggak sih? Kalau iya, perasaan kaya lambat? Eh tapi, sesak dikit—artinya lumayan cepat 'kan?"
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Ari melihat mereka menggangguk sebagai isyarat setuju. "Oke, dikarenakan sekarang masih jam 8 kurang 15 menit, ada 15 menit untuk kalian bersiap-siap. Jangan lupa keluarkan buku catatan, pulpen, tipe-x. Jangan lupa juga, matikan handphone kalian atau silent aja karena ini merupakan salah satu sikap menghargai seseorang. Paham?" "Paham, Kak." ❄ Jam istirahat telat tiba, semua penghuni kelas berbondong-bondong menuju tempat favorit di setiap sekolah. Apalagi kalau bukan kantin? Tempat yang paling disukai oleh ratusan pelajar.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

lanjut Awan “Jadi begitu rupanya. Entitas mandiri dari ingatanmu yang sepertinya menarikmu kembali, ditambah pergerakan waktu yang berselisih sehingga semesta melakukan hal yang membuat semuanya berjalan semestinya.” Resi Sangkala mengelus janggutnya yang panjang. “Maaf kalau aku menyela, aku hanya tak memahami semua yang terjadi di sini,” kata Patik diangguki oleh Dayu.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai give me one moment in time
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Crearuna
Hallo semuanya. Ini author. Terima kasih untuk apresiasi akan buku ini. Aku sangat-sangat bersyukur kalian menyukai ceritaku ini. Sekali lagi terima kasih. Aku akan menulis buku lain untuk kalian baca lagi.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Matanya yang menunduk seolah tenggelam dalam kegelapan yang tak berujung. "Sebulan," ucap Adrian. Suaranya terdengar serak seperti keluar dari tenggorokan berduri. Dia melanjutkan, "Beri aku satu bulan lagi .…" Beri dia satu bulan lagi untuk melupakan Charin. Dia akan melupakan cintanya pada Charin, menghapus semua kenangan mereka, lalu kembali pada kehidupan yang 'normal'. "Kamu benar-benar nggak masuk akal!" kata Arya.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Semakin lama mereka di masa ini semakin banyak sayap kupu-kupu yang mereka injak. Sebelum menggunakan mesin waktu Kayla sudah diberikan pelajaran tentang Butterfly Effect. Yaitu suatu kondisi yang mengakibatkan apa yang dilakukan seseorang di satu masa dan tempat tertentu akan berpengaruh di belahan waktu dan tempat yang lain. Kayla mulai berpikir kalau apa yang dia lakukan sudah salah sejak dari awal. Dia mengira dengan melihat Iskha semuanya akan baik-baik saja, dengan ikut satu sekolah dengannya semuanya akan baik-baik saja, ternyata tidak segampang itu. Dan kini tak terasa sudah satu bulan mereka terjebak di masa ini. Seharusnya mereka sudah pulang beberapa waktu yang lalu. Ini diluar ke
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai give me one moment in time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status