Sang Penakluk Dewa
Ki Jumu sang pemilik rumah makan terbata.
Dia segera meminta 4 pelayannya untuk membawakan apa yang diminta putra sang adipati agar tidak menimbulkan masalah.
“Duduk, di mana kita ketua?” tanya salah satu berandal.
“Hahaha, di mana saja sesuka kalian,” jawab putra sang adipati dengan tertawa.
Pemuda itu bernama Dahlan, anak manja yang memiliki sikap arogan, adigung, manja, sombong, serta tidak mau kalah.