Pendekar Romantis
Setelah lebih 100 jurus, debu-debu pun berhenti beterbangan, kini Jenderal Lipa terlihat jongkok di hadapan Panglima Dato Angki, yang masih memegang pedang terhunus, dia berdiri gagah dengan baju perangnya.
“Kamu…memang hebat…aku kalah!” tiba-tiba tubuh Jenderal Lipa jatuh ke tanah, lalu tewas, ternyata dadanya tertembus pedang Dato Angki, padahal baju perangnya terbuat dari besi. Tapi tusukan pedang sang panglima ini sangat keras, karena di sertai tenaga dalam yang luar biasa kuatnya.
Ribuan pasukan Kerajaan Surata bersorak sorai, bahkan ribuan prajurit Kerajaan Hilir Sungai juga turut bertepuk tangan, merayakan kemenangan sang Panglima kerajaan tetangga ini.
Bab Populer