Hati yang Terbagi
Sementara, aku memilih membawa pakaian kotor dan sampah diapers Mama ke belakang.
"Sekalian Lu, cuci!" Bentak Raisa.
"Eh, seharusnya lu, yang membersihkan Mama. Kalau tak mampu lu bisa bayar pembantu. Ngaku punya butik terkenal, mana buktinya? Untuk bayar pembantu saja, lu tak mampu!"
"Jangan nyari ribut! rugi amat ngeluarin uang untuk orang yang membenci kita bertahun-tahun. Membuang menantu dan cucunya jauh-jauh, lalu menikahkan kembali anaknya dengan perempuan lain."