Sang Dewi
Begitu pun dengan Madubrangta, kali ini mau tak mau, dia terpaksa harus menjadi musuh sang kekasih hati.
“Rupanya kau, Panji Semirang.” Jayengsari tersenyum menyeringai. “Tak kusangka, setelah lama mencarimu, akhirnya dewa mempertemukan kita di sini. Mungkin takdirmu memang harus mati di tanganku!”
"Aku hanya memberi kesempatan sekali padamu, Panji Semirang! Jika kau mau berkata jujur, maka akan kuampuni pasukanmu.”
Bab Populer