Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

GRUP CHAT RAHASIA SUAMIKU

Ternyata antara benci dan cinta hanya dipisahkan oleh sehelai benang yang sangat halus Juga antara muak dan memuja hanya berbatas selembar kertas yang sangat tipis dan tak berjarak. Tak salah jika ada pepatah yang mengatakan, jangan terlalu benci dan jangan terlalu memuja, karena saat benci berubah cinta atau sebaliknya, tak seorang pun sanggup menolaknya.
9.3260.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Cinta karena benci

Cinta karena benci

seru Bang Rafan yang aku hiraukan. “Sayang,” ucap Umi seraya mencium semua inci wajahku dan berlanjut memelukku. Buliran likuid terlihat di pelupuk matanya. “Ana sangat merindukan Umi,” ucapku yang masih setia memeluk Umi. Tak terasa tetesan demi tetesan air jatuh begitu saja dari pelupuk mata. “Umi juga sangat merindukan Ana,” ucap Umi seraya mendongkrak wajahku, “kamu baik-baik sajikan?” tanya Umi seraya memutar-mutarkan badanku.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

Dia meremasnya pelan, seakan berusaha menyalurkan semua perasaannya saat ini. “Ma, sekarang aku tinggal dengan bajingan itu. Kami terasa dekat sekali, padahal hati ini menyimpan banyak dendam dan benci yang seakan mendarah daging. Mama tidak akan marah kan jika aku membenci lelaki bajingan itu?”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Satu Milyar Untuk Semalam

Satu Milyar Untuk Semalam

“Dan itu yang paling aku takutin.” Arcel melangkah satu langkah lagi. Ara mundur sampai punggungnya menyentuh dinding. “Lihat aku,” kata Arcel. “Enggak.” “Ara.” Suara itu membuat dadanya mencelos. Ia menutup mata. Saat membukanya lagi, ia menatap Arcel dan kebencian itu bercampur dengan rindu yang tak sempat mati. “Aku kangen kamu,” katanya tiba-tiba. Jujur dari dalam hatinya. “Dan itu yang bikin aku marah sama diriku sendiri.”
983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Setelah Perceraian Itu

Setelah Perceraian Itu

Tatapan matanya yang tadinya terlihat sangat teduh kini mendadak jadi garang dan beringas penuh dengan dendam membara. “Sahira,”desisnya tajam. “Aku akan membalasmu. Tak peduli siapa kamu dan apa statusmu denganku. Kalian berdua akan menerima akibatnya. Tak akan kubiarkan lagi mengusik dan mengganggu kehidupanku. Termasuk melenyapkan kalian berdua selama-lamanya dari dunia ini!” Bom! Sebuah ekspresi sikap yang gak terduga sama sekali. Sosok Rindu yang gak pernah sekalipun membenci apalagi menyimpan dendam pada orang lain kini seperti diselimuti oleh iblis.
6.59.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
MY TOXIC Husband

MY TOXIC Husband

Suaranya dalam, hampir berbisik namun sarat makna, "Hati-hati... perbedaan antara benci dan cinta itu sangat tipis. Terlalu membenci, bisa jadi justru akan melahirkan cinta yang lebih dalam dari sebelumnya." Aksara menatapnya dengan mata penuh sinar api amarah. "Jangan bermimpi terlalu tinggi. Itu mustahil, karena aku sangat mencintaimu, Mona," jawabnya tegas, menyematkan harapan dan penyesalan sekaligus dalam tatapannya yang menusuk.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Rasa: Bibir Rian di leher Naya, keringat asin di kulit. Pandangan: Mata Rian penuh api, Naya menatap balik, penuh kerinduan lima belas tahun. “Kamu dingin?” Rian tanya, tangan di pinggang Naya, air jacuzzi berbuih di sekitar mereka. “Nggak. Kamu hangat,” Naya balas, cium leher Rian, jari di rambut basahnya. “Tapi Lara…”
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Cinderella Hot Story

Cinderella Hot Story

“Aku tahu, mungkin sulit buatmu untuk terima aku kembali, tapi, Rin. Pertimbangkan lagi semuanya.” “Aku perlu waktu,” ulang Rindu sekali lagi. “Aku butuh … waktu, tapi aku nggak tahu sampai kapan karena—” “Kamu benci sama aku? Kamu masih—” “Aku capek kalau harus ngomongin rasa benci, sama ngurusin rasa itu terus-terusan. Aku cuma mau hidup tenang.” Rindu menggelengkan kepalanya saat menoleh pada Dewa. “Dan, aku nggak tahu, apa aku bisa hidup tenang, kalau kembali ke sini dan hidup sama kamu.”
10264.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai antara benci dan rindu
Tampilkan Ulasan (121)
Baca
+Pustaka
Shifa chibii
klo ngeselin mah aku udah kebal mbak beb,,dari jamannya cinta pertama akuh si Pras yg super duper nyebelinnya, g ada lawan pokoknya..trus dewa,banyu,dan sekarang tambah Abi,,tp ini si Abi ngeselinnya sampe tahap,diriku pengen nendang senjatanya..hehe..kuesel bnget pokoknya klo jdi Fika..sabar ya fik
Lana Margana Sireg
bagus banget mbak ceritanya,, tiap hari nungguin saya nya,, tapi memang ga perlu di ragukan lagi cerita mbak beb ini selalu terdepan, dengan bahasa yang muda hndi cerna, terus berkarya dan sukses selalu mbak beb
Baca Semua Ulasan
Antara Luka dan Rasa

Antara Luka dan Rasa

ucap Kira panik seraya menggoyang-goyangkan tubuh Reka. Reka melepaskan tangan Kira dari tubuhnya. "Apaan sih. Enggak, Ra." "Reka jangan diam saja, aku takut kalau kamu diam." Diam-diam Reka sedang merasa gelisah dengan perasaannya. Reka sadar betul bahwa dirinya menyukai perempuan disampingnya. Namun, apakah Kira juga merasakan hal yang sama, Reka tidak tahu. Ia takut kalau Kira tidak memiliki perasaan yang sama untuknya. Ia takut kalau memberi tahu tentang perasaannya malah akan membuat Kira menjadi benci padanya dan malah menjauhinya. Ia juga takut akan menimbulkan mala petaka bagi hubungan persahabatan baik untuk dirinya, untuk Kira dan bahkan Mae. Maka apa yang harus ia lakukan dengan
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Tanpa bisa dicegah, hati Tirta terkotori rasa benci yang semakin menggurita saat teringat Rindang pun dalam ancaman. Dia hanya lelaki biasa. Yang bisa merasakan sakit dan rindu, juga kehilangan. Rasa yang sekarang berkumpul menjadi pemandu sorak untuk marah dan bencinya. Kapan rasa itu hilang? Saat semua urusan ini selesai. Dan kapan urusan ini selesai? Entah kapan. Sepertinya tidak ada titik terang di ujung jalan manakala kondisi mereka makin kacau saja.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai antara benci dan rindu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status