Sentuhan Pria Dewasa
"Gue benci sama lo, Irene. Lebih dari apa pun di dunia ini."
"Benci dan cinta itu cuma beda tipis, Sayang," Irene mengambil tasnya, merapikan rambutnya yang sedikit berantakan. "Sekarang, kamu nggak punya siapa-siapa lagi selain aku. Rajan membencimu lebih dari sebelumnya, dan Narine... yah, dia tidak akan pernah mau melihat wajahmu lagi."
Irene berjalan pergi, meninggalkan Arkana yang jatuh terduduk di kursi, dikelilingi oleh tumpahan anggur merah yang mendingin.