Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
Leva Lorichpesona wanita pendiamsifat wanita pmspria gemas menyentuh wanitaarti mendengar suara siulan
"Iya, Pah. Bener banget. Kalau rencananya berhasil, aku bisa nabung banyak dan nggak perlu kerja lagi pas kita balik ke kota tiga bulan mendatang. Uangnya bisa buat modal aku buka usaha sendiri, mungkin butik atau kafe kecil-kecilan."
Pram mengangguk setuju, raut wajahnya berubah sedikit serius. "Bener, Mah. Aku tuh sebenernya nggak setuju banget kalau kamu nanti nekat balik jadi LC lagi di tempat karaoke itu. Enak aja para tamu karaoke main pegang-pegang aset kesayanganku ini. Aku nggak rela berbagi sama mereka," dengus Pram sambil melirik ke arah dada Tari yang nampak indah di bawah cahaya temaram.