Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
Lalu duduk di sebelah Jingga.
“Apa itu?” tangan Jingga menunjuk ke arah kertas putih ditangan Sagara.
“Besok kita akan bertunangan, sebelum menikah bulan depan,” jelas Sagara. “Aku ingin bertanya padamu, apa mau membuat surat perjanjian?”
Kedua mata Jingga melotot, kaget dengan informasi yang baru saja dikatakan oleh Sagara.
Apa-apaan ini? Masak besok mau tunangan, tapi dia tidak tahu apa-apa.