menjadi yang kedua
Puji mbok narti tulus, dengan di akhiri celetukan polos nya.
"iya, dia memang jago. Bahasa nya santun dan mudah di mengerti, dia juga mudah bergaul, kalau kata orang Jawa nama nya gapyak." Ujar Zahra dengan tanpa meninggalkan senyuman di bibir mungil nya laksana buah ceri yang kemerah-merahan.
Mbok Narti terkekeh lirih. "Grapyak, non. Kalau gapyak ya beda lagi!" Jelas nya halus, membenarkan.
Bab Populer