Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)
“Apa?”
Yogie menghela napas panjang. Tidak ada gunanya lagi membohongi dirinya sendiri, memungkiri perasaannya sendiri, jika kenyataannya ia memang tidak dapat jauh dari sosok Elena, dan semua itu di karenakan oleh perasaannya, bukan tentang kontak fisik dengan wanita tersebut, bukan juga perasaan tentang seks atau apapun itu, melainkan perasaan sesungguhnya yang entah sejak kapan sudah tumbuh di hatinya, perasaan yang di sebut dengan cinta.
“Ya, aku mencintainya.”