MENYUSUI TUYUL
La Bianconera pantun kopi dan rokokgambar orang minum kopi lucucerita dewasa bapak koscerpen suamiku garang
Tidak ada yang mau mengalah dari keduanya karena sama-sama menganggap dirinya yang benar.
"Bangsat ya San, kamu, aku tuh nggak mungkin curiga ya sama sahabat sendiri, tapi nyatanya kamu itu munafik!" ucap pemuda berambut gondrong sambil kembali melayangkan pukulan ke arah temannya namun dengan cepat sang teman menghindar.
"Din, aku bersumpah. Aku cuma nganter Sintia doang karena kebetulan ketemu di jalan dan aku nggak tahu siapa yang fotoin kita seolah dia meluk aku kayak gitu."