Malam Membara Bersama Pamanmu
"Tadinya akan datang ke sini, Dokter. Tapi ada urusan mendadak yang tidak bisa ditinggal."
"Tidak apa-apa, nanti Nona bisa membagi hasil pemeriksaannya setelah sampai rumah."
Beliau pasti melihat gurat kesedihan di wajah Liora sehingga mencoba menghiburnya.
Transducer diletakkan di perut Liora yang memang sudah membuncit. Jantungnya berdegup kencang saat ia mendengar detak jantung bayinya.
Maniknya terasa hangat penuh haru saat ia memandang layar besar di seberangnya yang menunjukkan bagaimana sebuah kehidupan ada di dalam sana, tumbuh, bernapas, dan bergantung hidup padanya.