Menantu yang Tak Diharapkan
Udara terasa berbeda —lebih ringan, seolah jarak fisik perlahan menjauhkan mereka dari tekanan yang tak terlihat.
“Beberapa hari,” ulang Arga. “Itu rencana, atau harapan?”
Aluna terdiam sejenak. Lalu menjawab jujur, “Harapan.”
Jawaban itu membuat Arga mengeratkan setir lagi. Harapan selalu lebih berbahaya daripada rencana. Karena harapan mudah digagalkan.
“Kalau mereka menelpon?” tanyanya.
“Aku akan jawab,” kata Aluna. “Seperlunya.”
인기 회차