NODA
Samapi akhirnya, aku harus terjaga hanya untuk meregangkan pinggang dan punggungku yang terasa kaku.
Aroma wangi sabun yang cukup familiar karena sama dengan sabun yang aku pakai saat membersihkan diri tadi, menyapa indera penciuman dan menguar ke seluruh sudut kamar. Suara gemericik air menyapa telinga. Aku mengerjap menatap pada jam dinding yang terpajang di atas sofa. Kulihat waktu masih menunjukkan pukul dua pagi. Netraku berpindah pada tempat tidur yang terlihat kosong sedangkan. Menurutku, Anyelir yang ada di kamar mandi, mungkin sedang mengambil wudhu untuk sholat malam.