Dari Sahabat jadi Mempelai
"Ada aplikasi bernama 'Finder+' di latar belakang. Aplikasinya kayak aplikasi sistem, tapi bukan dari G****e atau Android resmi."
Rey segera mengekliknya. Tak ada ikon, tak ada tampilan. Tapi perizinannya lengkap—lokasi, kamera, mikrofon.
"Ini bukan aplikasi biasa," desis Rey.
_______
Malam di Semarang menyuguhkan udara hangat yang tidak terlalu lembab, cukup membuat nyaman siapa saja yang memilih duduk diam menikmati kota dari sudut-sudut tenangnya. Di sebuah penginapan kecil bergaya kolonial, Rey duduk bersandar di balkon kamar lantai dua, dengan secangkir teh melati hangat di tangannya. Di sampingnya, Lila bersandar pelan di bahunya, dengan rambut panjang yang masih lembap setelah mandi.
Hot Chapters