Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

tanya Filan penasaran dengan ekspresi Aris itu. “Ensis sp.” “Hewan apa itu?” tanya Filan. “Kamu suka pakai istilah yang mana? Razor Clam, Jack Knife, Lorjuk, atau ... Kerang Bambu?” Sekilat ide dalam pikiran Filan, Recha dan Diksa saling berselaras. “Daging kerang bambu?!” kata Filan. “Dan rumput laut,” Recha menyambung. “Apa cukup dua bahan itu bisa dijadiin roti?” tanya Diksa.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Kencan Buta CEO Tampan

Kencan Buta CEO Tampan

Ada kolam ikan juga. “Pak, kelengkengnya sudah matang,” beritahu Juan–tukang kebunnya. Arvin mendekat dan memetik sendiri. Dia memetik untuk Dara, karena tahu Dara yang memilih buah ini dulu. Arvin melihat ada tanaman yang paling berbeda dari yang lainnya. “Ini buah apa, Pak?” “Ini buah arbei, Pak. Saya tanam paling ujung karena sering ada ulat. Tapi sudah saya gunduli daunnya biar nggak banyak ulatnya nanti.”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Arimbi dan aku terpingkal-pingkal melihat aksi nyeleneh sang dayang latah. "Amboooi ... ku kira Santo, ternyata Santi. Alamaaak!" sindirku yang membuat Arimbi begitu puas mengeluarkan isi perutnya. Ya, isi perut Arimbi didominasi oleh partikel dan ion tawa, sedangkan seperempatnya, itu air, api, angin dan anak cacing.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Dia diposisikan sebagai Arimbi.” Kirana menoleh. “Siapa itu?” “Istri Werkudara. Seorang putri dari bangsa raksasa yang jatuh cinta pada ksatria Pandawa itu,” jelas Raka, matanya tak lepas dari korban. “Arimbi bukan sekadar istri. Ia adalah simbol kekuatan feminin dari dunia ‘liar’ yang berhasil menaklukkan dan ditaklukkan oleh cinta. Ia kuat, mandiri, dan berani. Sama seperti seorang aktivis yang melawan raksasa industri.”
793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Ada yang bisa dibantu, Non Mora?" Amora menggaruk alisnya sebentar, lalu setelah itu tersenyum. "Mora mau makan es krim. Tapi, yang rasanya strawberi yang sering dibeli Pak Sam di supermaket depan. Merk-nya harus sama. Jangan beda, ya, Bi Daru. Nanti kalo udah ada, telepon, ya. Biar Mora yang turun ke bawah." "Siap, laksanakan, Non."
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Disodorkannya gelas ke arah bartender, dan memberi isyarat dengan jari agar bartender itu kembali mengisinya. “Cukup An, kau sudah mabuk!” bartender bernama Bryan itu adalah teman Anara. Dia bekerja paruh waktu disini, untuk membiayai kuliahnya. Dia cowok yang cukup populer di kampus, karna darah blasteran yang mengalir dalam tubuh atletisnya. Tentu saja, wajahnya juga tampan.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya. "Aduhhh, kudet amat sih lo," cecar Gina. "Oja itu cowok populer,siswa terpintar sesekolah, anak olim. Dia juga presdir Veritas." Rimba tiba-tiba tersedak, Gina dengan sigap membantu sahabatnya itu minum sebotol air putih yang dibawa dari rumah. "Apa kata lo? Presdir Veritas?" tanya Rimba menegaskan, setelah ia kembali tenang.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Termasuk pohon kelengkeng dari Teh Rima yang dipersembahkan kepada Kak Lino. Pohon kelengkeng itu bergoyang seperti menari dengan anggun. Berteman musik dari tetes air yang jatuh menghantam tanah, daun atau bebatuan. Dingin menyentuh lembut kulit Arjuna yang tidak terlindung kain. Namun menit berikutnya Raina keluar bersama sarung wadimor yang mirip sama yang pernah di pake Lee Taeyong di bandara. Sarung itu milik Ali karena Ali itu selain Vianisti garis keras dia juga NCTzen garis terdepan. "Ngapain, lo? Khawatir sama Aji?" Raina bertanya lantas duduk di kursi samping Arjuna. Dengan sarung hijau milik Bang Banyu.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai arimbi
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

sahut tabib. Arya Lembana tampak manggut-manggut. Sepasang matanya menatap luka yang tengah diborehi ramuan obat. Besar sekali luka itu. Melintang panjang dari bawah ketiak kiri hingga ke atas perut bagian kanan. Untung saja sayatan tersebut tidak terlalu dalam. Sehingga luka yang tercipta tak sampai menampakkan tulang dada. Apalagi membuat usus mengintip keluar dari luka di bagian atas perut.
9.933.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arimbi
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Terima kasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca cersil ini. Tinggal 12.000 kata lagi menjelang tamat, paling lambat dua hari lagi. Selanjutnya akan ada cersil baru yang merupakan sekuel Arya Tumanggala, dengan tokoh utama tetap sang prajurit, tapi dengan cerita dan jalinan konflik beda.
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status