CHAT NAKAL ISTRIKU
Arsya tersenyum menanggapinya, pria tampan itu menyeruput kembali kopinya.
“Ohi iya, aku berencana mencari asisten rumah tangga, untuk membantu bantu kamu di rumah. Apa kamu setuju?”
“Asisten rumah tangga?” tanya Annisa mengulanginya.
Arsya mengangguk, sedangkan Annisa bergeming.
“Kurasa tidak perlu ....”
“Aku hanya tak mau kamu kelelahan.”
“Tidak apa-apa, kamu tak perlu khawatir. Aku sudah terbiasa memasak, mencuci dan merawat rumah.” ucap Annisa. “bagiku itu semua sudah tugasku sebagai istrimu.”