Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Rara tertawa cekikikan hingga memperlihatkan deretan giginya yang putih. Liya semakin dibuat kesal dengan tingkah Rara yang menertawakannya. "Ye, dasar lo!" Liya beranjak duduk di kursi samping Rara, "Yang paling parahnya lagi, lo perginya sama cowok. Siapa sih si cowok itu?" Rara yang baru saja memainkan ponselnya langsung mematikan layarnya dan menaruhnya di atas meja. "Oh, Itu temen gue namanya Jordan Michele."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as rara mendut
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah) Aku menunggu di depan gerbang kedatangan. Aku memperhatikan satu-persatu orang yang keluar dari gerbang tersebut. Namun sekitar 5 menit menunggu, aku tidak bisa menemukan Bunga. Dan aku tidak menemukan ia diantara banyaknya orang yang datang. Namun tidak lama setelah itu.... ADA YANG MENUTUP MATAKU! AKU PANIK! TANGANKU SUDAH MENGEPAL KERAS! NAMUN ALANGKAH TERKEJUTNYA....
2.2K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as rara mendut
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

tanya Della. "Cinta mati akan berakhir dengan kematian ...." ucap Eliza ketus. "Enggak, El. Kita sudah berulangkali melakukannya dan selalu gagal!" sahut Della. "Justru itu, Tante. Kita harus mencari cara lain," bisik Eliza. "Ketika dua ular berkumpul, pasti ada rencana jahat yang sedang disusunnya," sindir Arumi yang sudah ada di belakang Eliza dan Della.
5.58.3K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as rara mendut
Read
+Library
Teacher, Will You Marry Me?

Teacher, Will You Marry Me?

Penuturan Aslan beberapa detik lalu berhasil membuat tubuh Rara kaku, bibirnya yang bisa comel seakan bisu seketika. "Sayang, kamu kok tiba-tiba diam?" Fatir menepuk pundak Rara khawatir, tak biasa melihat putrinya seperti patung. Rara menghempaskan napas kasarnya berulang kali, ia menahan marah yang telah menyelimuti hatinya. "Nggak papa, yah. Telinga Rara tadi tiba-tiba dengar bisikkan setan," sindir Rara.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as rara mendut
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

"Oh ia tan... Tring... Tring... Belum selesai Ria berbicara tiba-tiba ponsel di saku celananya berbunyi, pertanda ada sebuah pesan yang masuk. Segera ia melihatnya, takut pesan itu dari dosen pembimbingnya namun ternyata dugaannya salah. Sebuah pesan singkat dari nomor yang tidak di kenal membuat Ria gemetar saat melihatnya. Bagaimana ia tidak gemetar, jika pesan itu berisi foto saat ia sedang tertidur bersama dengan kekasihnya hanya tertutup selimut tanpa menggunakan sehelai benang pun dan foto itu hanya mereka berdua yang tahu.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as rara mendut
Read
+Library
Mendadak Menikahi Rockstar Tajir

Mendadak Menikahi Rockstar Tajir

gumam Rara lemas. "Nih!" Rara memandang ke arah selembar kertas flyer yang baru saja disodorkan Sari padanya. "Ini apa?" tanya Rara seraya meneliti isi flyer. Deretan paling atas diisi dengan foto sebuah band rock ternama di negeri ini, Stonedhell, kemudian di bawahnya ditulis jika mereka sedang mencari pemain tambahan dari pianist, violinist, dan backing vocalist, untuk konser akbar mereka yang akan diadakan lima bulan lagi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as rara mendut
Read
+Library
Rahasia Mendua Suami

Rahasia Mendua Suami

Entah itu bulan madu atau saling bercengkerama satu sama lain di kamar. "Mama tahu kamu pasti di sini." Kedatangan Rania yang begitu mendadak terpaksa membuyarkan lamunannya. "Daripada kamu melamun aja lebih baik kita bongkar album masa kecil Rey." Gita memberikan atensi lebih saat album tua berwarna biru tersebut Rania buka. Sekilas terpampang deretan foto yang Gita bisa pastikan itu adalah Reynald versi kanak-kanak.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as rara mendut
Read
+Library
DIKIRA MISKIN GARA-GARA BAJU BUTUTKU

DIKIRA MISKIN GARA-GARA BAJU BUTUTKU

Mau tak mau, apapun konsekuentasinya bakal aku tanggung, karena memang kenyataanya aku masih belum bisa memberikan keturunan untuk mereka. "Yuuuk sayang..." Kami berdua mengekori Bunda dan Anandita naik keatas panggung mini yang diatasnya sudah ada kue tart bertingkat, yang disiapkan oleh pihak vendor sesuai pesanan Bunda Terdengar alunan musik dan nyanyian dari seorang diva Indonesia, siapa lagi kalau bukan Mimi KD, idola Bunda. Yang memang diundang khusus untuk mengisi acara ini.
1054.2K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as rara mendut
Read
+Library
PASANGANKU MANDUL

PASANGANKU MANDUL

Bu Sani pun melengos dari sana menuju dapur dan akan membuatkan kopi untuk Hendra. "Kamu jangan percaya sama wanita yang ngaku-ngaku selingkuhan aku," Hendra seakan tidak mau di tuduh. Padahal dalam hatinya sangat gelisah karena benar adanya kalau dia kini tengah dekat dengan seorang wanita yang bernama Sahara yang biasa dipanggil Rara dan wanita tersebut adalah seorang janda anak satu. Sahara adalah rekan bisnisnya, meskipun Rara usianya jauh beda dengan Nia tapi janda tersebut masih terlihat muda dan cantik mungkin karena sang janda tersebut punya segalanya.
362 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as rara mendut
Read
+Library
Gara-Gara Bubble Gum, Aku Jatuh Ke Pelukan Bosku

Gara-Gara Bubble Gum, Aku Jatuh Ke Pelukan Bosku

gumamnya pelan sambil menekan tombol lift. Begitu masuk ke mobil, Rania hanya duduk diam beberapa saat, menatap hujan tipis yang menetes di kaca depan. Tangannya tanpa sadar meraih ponsel, membuka aplikasi Bubble Gum yang sudah lama tak disentuh. Nama itu muncul di layar: PangeranBerkudaPutih Pesan terakhir: “Aku kangen ngobrol sama kamu, MartabakManisEkstraKeju.”
583 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as rara mendut
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Membaca trilogi 'Rara Mendut' itu seperti menyelami sejarah Jawa dengan sentuhan sastra yang memukau. Y.B. Mangunwijaya, atau yang akrab disapa Romo Mangun, menciptakan mahakarya ini dengan kedalaman filosofis dan nuansa budaya yang kental. Aku selalu terkesan bagaimana ia memadukan mitos, realitas sosial, dan kritik halus terhadap feodalisme dalam alur ceritanya.

Sebagai seorang yang tumbuh dengan cerita-cerita Jawa, aku merasa Mangunwijaya berhasil menghidupkan kembali semangat Rara Mendut sebagai simbol perlawanan perempuan. Gaya bahasanya yang puitis tapi tajam membuat setiap adegan terasa hidup, seolah kita menyaksikan langsung drama sejarah itu. Karya ini bukan sekadar novel, tapi warisan literasi yang harus dibaca oleh generasi sekarang.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status