Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TITISAN

TITISAN

jawab Asep penuh hormat. “Ya sudah, kalian selawatan dulu saja, sambil menunggu yang lain,” lanjut pria yang rambutnya telah beruban itu. “Baik, Bah,” jawab Asep dan Faisal kompak. Lantunan selawat Badar menggema dari sebuah Toa—speaker corong— yang berada di atas kubah langgar. Alunan penuh rasa damai di waktu senja itu semakin menambah kesyahduan suasana desa.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai banner tni
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

"Begitu penamu menggores kertas ini, kau kehilangan tameng hukum operasionalmu atas perusahaan ini. Kau akan berdiri telanjang di luar sana tanpa perlindungan korporasi. Jika terjadi sesuatu di Bali..." "Aku tidak pernah butuh tameng korporasi untuk menghadapi iblis, Theo," potong Batari datar, matanya menatap tajam dokumen di depannya. Ia meraih pena Montblanc mewah milik notaris. "Aku butuh kau menjaga rumah ini agar tetap berdiri tegak saat aku meruntuhkan pondasi-pondasi busuk yang lain di luar sana. Jaga Freya, dan pastikan Veronica tidak menyentuh sepeser pun aset yang tersisa. Cukup itu tugasmu."
10428 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai banner tni
Baca
+Pustaka
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Keesokan paginya, Tanisha berdiri di seberang jalan depan rumahnya. Ia tidak langsung turun dari mobil. Tangannya masih bertahan di atas tas, jemarinya saling menggenggam tanpa sadar, sementara pandangannya tertuju pada satu hal yang membuat dadanya seperti diremas perlahan. Sebuah banner besar terbentang di pagar rumah itu. DISEGEL. DALAM PROSES PENYITAAN.
9.75.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai banner tni
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Titip

Titip

tanyaku di sisi tempat tidur, menatapnya yang sibuk berganti baju. "Capek," jawabnya sambil sekilas melirikku. Bang Sam memasang wajah kusut, seolah-olah habis mengerjakan sebuah program sehari semalam. "Dapat stempel dak hari ini?" "Stempel apa? Abang dak dari instansi mana pun. Dak pula ada faktur pelunasan." "Stempel di dada," sindirku. Membayangkannya saja sudah membuatku mual.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai banner tni
Baca
+Pustaka
BURONAN

BURONAN

Keluarga besar Dirgantara baru saja pulang selepas melaksanakan shalat tarawih. Mereka tampak duduk-duduk santai di ruang keluarga. Dengan langkah tergesa, Jumadi masuk ke dalam rumah mewah itu. "Assalamualaikum Pak Bastian, di luar ada rombongan dari Arab Saudi, katanya mau melamar non Rania," beritahu Jumadi dengan nafas tersengal. "Waalaikum salam, rombongan dari Arab Saudi?" tanya lelaki paruh baya bernama Bastian itu. Dia saling melempar pandang dengan sang istri yang duduk di sebelahnya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai banner tni
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status