Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Renggali

Renggali

Sementara Riska yang duduk di teras belakang dengan pena dan buku di tangannya. Sembari memandangi pemandangan itu, fokus Riska mulai tertuju pada ujung pena yang berada di atas kertas, kini ia memulai kebiasaannya. Menulis apa yang dia rasakan saat ini. (Untuk saat ini? Rasa suka tidaklah perlu untuk diumbar, apalagi di pamerkan. Semakin sering mengatakannya, itu terasa semakin hambar. Apa mungkin mengatakannya hanya karena untuk membuat bahagia sementara, tanyalah pada diri sendiri? Apa mungkin memang cinta itu)
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Suami Dikejar sang  Pewaris

Diselingkuhi Suami Dikejar sang Pewaris

Hanya satu kata itu yang mampu menggambarkan rasa yang mengaliri tubuhnya saat ini. Apalagi ucapan-ucapan cinta yang terlontar dari bibir tebal Risa, membuatnya rakus melahap semua yang ada di wajah perempuan itu, saat dirinya mengganti posisi tubuh di atas. Sudah tidak dapat dibendung lagi gelombang kenikmatan yang melanda dan akan segera meledak.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

katanya, seolah bisa membaca pikiranku. Aku mendongak pelan. > “Dan kamu...” lanjutnya sambil menatapku tajam, “…harus belajar membedakan antara rasa penasaran… dan rasa cinta.” --- > [SISTEM: MISI BARU DIBUKA] Judul Misi: "Kendalikan Nafsumu, Kuasai Dirimu" Tujuan: Menahan diri dalam situasi erotik selama interaksi intens dengan Target “Rita”.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

LOKASI: Tepian Narasi Terakhir STATUS WAKTU: Tertulis dalam Tinta yang Belum Mengering 🖋️ KAU MENUSUKKAN PENA ITU KE DADAMU. Dan saat ujung pena itu menyentuh kulitmu, kau merasakan sesuatu yang tak pernah kau rasakan sebelumnya. Bukan rasa sakit, bukan rasa takut. Tapi… penghapusan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ia selamat. `[Instalasi Selesai]` `Skill Baru Terpasang: Ombak Rasa (Level 1).` `Deskripsi: Kemampuan untuk menyalurkan dan menanamkan esensi emosi murni ke dalam hidangan. Rasa masakan kini dapat memicu gelombang emosi spesifik pada siapa pun yang mencicipinya, dari nostalgia yang pedih hingga keberanian yang membara. Rasa tidak lagi sekadar di lidah, tetapi langsung di jiwa.`
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Suamiku Perwira Ojek

Suamiku Perwira Ojek

“Baru sebagian.” “Kaki saya sudah merasa satu Indonesia.” Risa tidak terganggu sedikit pun. “Artinya kita sudah dekat.” Tari memejamkan mata lagi, pasrah. “Itu logika dari mana?” Risa melipat tangannya. “Logika orang yang tidak mudah menyerah.” Tari membuka mata, menatapnya lama. “Logika orang yang bikin orang lain sengsara.” Risa mengangguk kecil tanpa rasa bersalah. “Itu efek samping.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Di teguknya air itu sampai menyisakan setengah isinya, membuat Andra kembali angkat suara. "Haus banget ya bu, sampai habis setengah tuh." Godanya sambil tersenyum memperlihatkan kedua lesung pipi diwajahnya yang cukup tampan. "Makasih banyak mas!" Balas Aulya singkat tanpa melihat Andra di depannya. "Iya sama-sama bu." Ungkap Andra lagi.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Ada rasa nyaman yang aneh merayap di dada Raka, sebuah variabel yang tidak pernah ia temukan dalam barisan kode programnya. "Kenapa Bapak liatin saya terus? Muka saya ada sisa saus wasabi?" tanya Citra, menyadari tatapan Raka. "Analisis visual," jawab Raka cepat, kembali menatap jalanan. "Saya sedang mencoba memproses kenapa suara tawamu memicu pelepasan dopamin di sistem saraf saya. Ini tidak logis." Citra hanya mencibir. "Itu namanya seneng, Pak. Nggak usah pake istilah ribet."
930 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Rasa Penentu Segalanya

Rasa Penentu Segalanya

Suara tubrukan antara motornya dan aspal membuat para menonton memekik khawatir. Bintang mengerang merasakan tubuhnya remuk. Saat ingin meminta tolong tiba-tiba ia merasakan pandangan memburam hingga bintang kehilangan kesadaran. *** "Pahit, Ma," rengek seorang gadis dengan pakaian garis-garis biru khas rumah sakit di mana ia di rawat. Vivi menghela napas, "namanya obat, Nak. katanya kamu mau sembuh?" Gadis itu akhirnya mengangguk. Dengan terpaksa menelan beberapa obat yang sudah beberapa tahun ia konsumsi.
102.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
DILAMAR PRIA YANG PERNAH MENOLAKKU

DILAMAR PRIA YANG PERNAH MENOLAKKU

Kelakuan Rizal mirip dengan anak ABG, padahal umur sudah nyaris kepala tiga, membuat Ratih geli. Benar juga. Meskipun pesawat tidak terlalu penuh, namun, nomor bangku Rizal dan Ratih terpisah. Sebelum mematikan ponsel, Rizal masih sempat mengirimkan chat. “LDR dulu. Jangan kangen.” Sebuah emotikon berbentuk hati menutup chatnya. Ratih hanya membalasnya dengan stiker. “Capek, deh!”
9.6258.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai titik rasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status