Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terpaksa Menjual Kehormatan

Terpaksa Menjual Kehormatan

Kulihat mas Bisma maju ke depan, hingga posisiku ada di belakangnya, seolah ingin menyelamatkanku dari situasi yang canggung ini. "Siapa kamu?" tanya Mas Bisma pada Suci dengan nada dingin. Suci, yang juga mengenakan pakaian pesta meski tidak semewah punyaku, menjawab dengan sopan, "Saya Suci, Den Bisma. Temannya Seruni. Anaknya Pak Atma yang bekerja di perkebunan kentang punya Pak Wira, bapaknya Den Bisma.”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
BUKAN PEREMPUAN PANGGILAN

BUKAN PEREMPUAN PANGGILAN

Jarwo bergegas pergi setelah menaruh tas Laras di sofa. Laras cuma mengangguk. Suara pintu ditutup dari luar membuatnya kaget. "Nama kamu Laras?" Suara seorang laki-laki dari arah belakang membuat jantung Laras nyaris copot. Masih dengan gemetaran, perempuan itu memutar tubuhnya untuk melihat rupa laki-laki tersebut. "Saya Beni, Beni Wicaksana. Saya pengusaha tembakau di Solo. Saya dengar dari Frans kalo kamu juga berasal dari Sono, ya?" Laki-laki itu melempar senyum pada Laras.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Kebangkitan sang Dewa Naga

Kebangkitan sang Dewa Naga

Souei mengangguk dengan senyum lebar sebelum memperkenalkan keduanya. Wanita cantik bernama Asra, Asra Lilliaz, yang dirawat di rumah sakit pada tahun yang sama dengan Souei, telah berlatih di aula Langka selama tiga tahun dan berhasil mencapai tahap pemurnian tubuh tingkat kesepuluh. "Ah …. kau sangat populer di kalangan murid baru aula langka,!" Zyran memberi hormat dengan tulus kepada Asra. “Zyran Endevour!”
8.828.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 827 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Pembantu Cantiknya Tuan Muda

Ashraf menutup Al-Qur'an yang ia baca, lalu menciumnya. "Assalamu'alaikum,” Seseorang kembali mengucap salam. "Wassalamu'alaikum," jawab Ashraf sembari meletakkan Qur'an ke atas meja, lalu melangkah ke arah pintu. Begitu pintu dibuka, muncul seorang pria tinggi besar, berkulit sawo matang sedang menjinjing sekantung keresek makanan. Namanya Arif, ia berasal dari kota Malang. Arif merupakan lulusan dari pondok pesantren Sidogiri, kota Bangil, Pasuruan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Laila tergelak menerima kejutan yang tak pernah terpikirkan itu, "kamu pesan nasi bungkus sama siapa, Mas. Kok bisa, sih kamu kepikiran buat kejutan kaya, gini?" "Eit, siapa dulu dong ... kalau mau tahu tanya mpok Asih, Mas pesen yang beda dan spesial untuk orang istimewa," jawab Arsen. mpok Asih adalah WNI yang menikah dengan orang Mesir dan membuka rumah makan Asia. Arsen dan Laila menikmati sebungkus nasi berdua, saling menyuapi, diiringi gelak tawa kebahagiaan.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

omel Beno sedikit kesal. “Sorry, No, gue tadi udah kasih Vian minum,” ujar Sani. “Oh, iya, gak papa, San. Btw, dapat juara berapa lo?” tanya Beno. Beberapa minggu ini Sani memang tidak masuk sekolah karena dia mengikuti lomba piano di luar kota. Sani sudah sering memenangkan lomba karena dia hebat dalam bermain piano. Sani tersenyum. “Biasa.”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Berawal dari Pernikahan Tanpa Cinta

Setelah Bianca pergi, Asri pun datang dan mulai bercerita tanpa diminta. “Aku udah lama jadi follower Mbak Bianca di medsos Mbak, dia model dan selegram juga lho, gak nyangka bisa ketemu di sini, ternyata lagi hamil. “ katanya dengan semangat. “Cantik ya Asri, setelah aku ajak ngobrol, orangnya baik dan ramah,” kata Mey. Percakapan mereka pun tertunda saat ada telepon masuk dari Ran. Asri yang tahu diri pun, menjauh dan pergi ke belakang.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Kan, Rita selalu bawa buku tabungan dan ATM nya, Pa. Sejak Rita mengingatkan satu kali jasanya dalam busines trip Refan, akhirnya pria itu luluh juga. Rita menjadi selalu dilibatkan dalam perjalanan bisnisnya. Ia akan bangga jika diperkenalkan ke rekanan Refan dengan sebuah penghargaan, ‘perkenalkan ini aspri saya’. Aspri, yang adalah asisten pribadi. Ia sanggup menyesuaikan diri dengan kultur perilaku santun dan berbusana sopan saat menunggu berjam-jam di loby hotel, atau di restoran pinggir kolam renang. Bak seorang intelek yang keilmuan dan kualitas otaknya selevel dengan pria ini.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Ayo Kita Menikah, Pak CEO

Ayo Kita Menikah, Pak CEO

Bisma harus menghentikan hal buruk itu. "Tolong sudahi sampai sini," kata Bisma. "Apa katamu? Sudahi? Sayang, apa kamu tidak bisa lihat gaunku jadi kotor begini?" Asila mengoceh tak terima. "Dan kamu siapa huh?" Mata Asila menyorot tajam ke arah Reyhan. Asila yang tidak pernah terjun ke dunia bisnis mana tahu rupa asli CEO G.RIO Cooperation.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Janda Lumpuh Milik CEO

Janda Lumpuh Milik CEO

Anjani menoleh dan berbalik sedangkan Laura melipat tangan di bawah dada. Anjani menyipit, "Iya. Tapi bapaknya siapa ya? Saya belum kenal." Pria berkemeja abu itu terkekeh pelan, "Gue Sani. Temennya Bian," jawab Sani, menatap Anjani dan Laura bergantian. "Lo berdua kelihatannya ribut. Kenapa dah?" "Barusan hape mahal gue jatuh gara-gara ini si pincang!" seloroh Laura.
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai biografi asrul sani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status