Lintas Takdir dan Kutukan
Tabib tua yang berdiri di pojok ruangan itu menarik napas panjang sebelum berkata dengan suara berat, “Yang Mulia, putra Anda lahir dengan kutukan.”
Ratu Widuri memeluk Ananta lebih erat, wajahnya pucat dan air mata membasahi pipinya. “Kutukan? Apa maksudnya, tabib?” suaranya lirih, hampir berbisik.
Tabib itu menunduk. “Dari tanda di wajahnya… ini adalah kutukan kuno yang dikenal sebagai Kutukan Bayangan Kegelapan. Legenda mengatakan bahwa anak yang lahir dengan tanda seperti itu akan membawa kehancuran pada negeri ini. Ia akan tumbuh dengan kekuatan yang tidak biasa, namun bersamaan dengan itu, kegelapan akan meracuni hati dan jiwanya.”
Hot Chapters