Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
Short Story · Romansa
15.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Perasaan Setelah Jadi Abu

Perasaan Setelah Jadi Abu

Cinta pertama suamiku terkena gagal ginjal akut dan akulah satu-satunya orang yang cocok untuk menjadi donor. Demi menyelamatkan cinta pertamanya, suamiku memaksaku menggugurkan kandungan ketika kandunganku berusia enam bulan. Suamiku berkata dengan suara yang sangat lembut dan menusuk, "Bisakah kamu sedikit berbaik hati? Kamu cuma kehilangan seorang anak. Tapi, dia kehilangan hidupnya!" Aku berusaha menolak, tetapi suamiku mengancam akan bunuh diri. Aku dan anakku pun tidak selamat di meja operasi. Sementara cinta pertamanya berhasil menjalani transplantasi dan bertahan hidup. Segalanya berjalan seperti yang suamiku inginkan, tetapi setelah dia tahu bahwa aku sudah meninggal, dia pun menjadi gila.
Short Story · Romansa
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Hanya karena aku membuka jendela untuk mengangin-anginkan ruangan, sahabat masa kecil suamiku terserang flu. Dalam murka yang memuncak, suamiku langsung memerintahkan orang-orangnya untuk mengikat dan membawaku yang sedang hamil ke dalam gudang es. "Jangan pikir kamu bisa seenaknya membuli Aruni hanya karena kamu mengandung anakku." "Kalau satu helai rambutnya pun terluka, aku akan membalasnya seratus kali lipat padamu!" Tubuhku menggigil hebat. Sambil menangis, aku berlutut di hadapannya, memohon maaf, dan berjanji akan setia melayani sahabat masa kecilnya itu sebagai tebusan, tidak akan membiarkan wanita itu terluka sedikit pun. Namun dengan dingin, ia memerintahkan pintu gudang es itu ditutup, berkata bahwa ia ingin memberiku pelajaran yang akan terukir seumur hidup. Seminggu berlalu. Flu kekasih masa kecilnya sudah sembuh. Barulah ia teringat padaku yang masih terkurung di dalam gudang es. "Reni, apa kamu sudah benar-benar menyesal? Asalkan kamu berjanji akan langsung pergi berlutut meminta maaf pada Aruni, aku akan memaafkanmu." Namun ia tidak tahu ... di dalam gudang es itu, tubuhku sudah lama membeku. Begitu pula anak yang ia anggap harta paling berharga. Sudah lama tak ada tanda-tanda kehidupan ....
Short Story · Romansa
1.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Psikopat itu Adik Pacarku

Psikopat itu Adik Pacarku

Sewaktu dikejar oleh pembunuh, telepon terakhir demi bertahan hidup, kutujukan kepada pacarku. Pacarku mengira aku bercanda dan menutup teleponnya. Hal itu memutus kesempatan terakhirku untuk bertahan hidup. Saat aku dibunuh dengan kejam, pacarku tengah merayakan ulang tahun kekasih masa kecilnya. Kemudian, sebagai ahli perbaikan mayat, pacarku mengambil alih sebuah mayat. Kepala yang hancur itu perlahan-lahan menampakkan wajahku. Pacarku pun langsung menjadi gila.
Short Story · Romansa
6.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Kejutan Spektakuler Untuk Keluargaku

Kejutan Spektakuler Untuk Keluargaku

Aku meninggal pada hari ulang tahunku sendiri. Namun, orang tuaku dan suamiku sama sekali tidak menyadarinya. Mereka malah sedang sibuk menyiapkan pesta ulang tahun untuk adik kembarku dengan sepenuh hati. Ketika adikku dikelilingi semua orang untuk memilih gaun pesta, aku diikat erat dan dilempar ke dalam ruang bawah tanah. Dengan seluruh tenaga yang tersisa, aku menekuk jariku yang hampir patah, lalu dengan susah payah memasukkan empat angka: 9395. Itu adalah kode darurat sederhana yang dulu pernah kusepakati bersama suamiku, Willy. Itu adalah sebuah sinyal yang harus dia mengerti jika aku berada dalam bahaya. Tak pernah kuduga, pada akhirnya, kode itu benar-benar kupakai. Namun, Willy tidak percaya. Dia membalas dingin. [ Valerie, cuma karena aku nggak bawa kamu beli baju baru, kamu sampai berakting begini? Gaun tahun lalu masih bisa kamu pakai. Sampai jumpa nanti di pesta, jangan bikin ribut. ] Dia tidak tahu bahwa gaunku sudah lama digunting habis oleh adikku. Dia juga tidak tahu bahwa satu detik setelah dia menutup telepon, nyawaku sudah melayang. Jadi, pada malam pesta ulang tahun itu, aku memang tidak pernah muncul. Namun ketika semua orang melihat hadiah ulang tahun yang sudah kusiapkan terlebih dahulu untuk adikku ... mereka semua langsung kehilangan akal.
Short Story · Romansa
2.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Klarifikasi Terakhir Istri Bucin Sebelum Meninggalkan Dunia

Klarifikasi Terakhir Istri Bucin Sebelum Meninggalkan Dunia

Selama sepuluh tahun pernikahan, aku adalah satu-satunya "humas pribadi" Jasper. Ketika dia tertangkap berciuman mesra di sebuah klub malam, aku mengatakan akulah yang berada di klub malam itu. Ketika foto-foto eksplisitnya bocor, aku mengatakan itu adalah foto pribadi kami. Ketika dia dilaporkan menghabiskan tiga jam di hotel, aku mengatakan diriku juga berada di kamar untuk membaca naskah. Para netizen mengejekku sebagai "istri penjilat" paling berdedikasi di industri hiburan. Sebab, aku menghabiskan seluruh hidupku mengarang penjelasan untuk skandal-skandal absurdnya. Sampai skandal-skandal itu menjadi viral di media sosial untuk yang ke-99 kalinya, kali ini, aku tidak mengklarifikasi lagi. Aku hanya memperbarui media sosialku. [ Halo semuanya, aku akan segera mati. Tujuh hari lagi, siapa pun dipersilakan untuk menghadiri pemakamanku dan mengantar kepergianku. ] Ini akan menjadi konferensi pers terakhir yang kulakukan untuknya.
Short Story · Romansa
3.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Hari orang tuaku bercerai, hujan turun deras. Ada dua surat perjanjian di atas meja. Satu untuk ikut bersama ayah yang gila judi dan berutang di wilayah Kota Tua. Satu lagi untuk ikut ibu yang menikah lagi dengan pengusaha kaya ke daerah pesisir. Di kehidupan sebelumnya, adikku menangis tersedu-sedu karena ingin ikut ibu, sementara aku diam-diam mengemas koper untuk mengikuti ayah. Kemudian, ayah berhenti berjudi dan menjadi orang kaya baru karena uang ganti rugi lahan. Dia benar-benar memanjakan aku. Sedangkan adikku justru diabaikan di rumah ayah tirinya dan dilarang keluar rumah, hingga akhirnya dia meninggal karena depresi. Saat mengulang waktu kembali, adikku tiba-tiba merebut rokok dari tangan ayah dan memeluknya erat-erat seolah tidak mau melepaskannya. "Kak, aku kasihan sama ayah. Kamu pergi aja ke sana buat hidup enak, biar aku yang kasih nasib baik ini buat kamu." Ayah terpana sejenak, lalu dengan perasaan lega mengusap kepala adikku. Aku tidak mengatakan apa pun, lalu mengambil tiket kendaraan ke daerah pesisir itu. Tapi, dia tidak tahu kalau di kehidupan sebelumnya ayah bisa berhenti berjudi. Itu karena aku yang menderita tumor otak ini rela bekerja sampai muntah darah demi melunasi utangnya. Pakai nyawaku sendiri baru bisa membuat dia bertobat.
Short Story · Realistis
4.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Pacarku seorang polisi. Ketika aku diancam oleh penculik, bom tubuhku hanya tersisa sepuluh menit sebelum meledak. Penculik itu memaksaku untuk meneleponnya, tetapi aku justru mendapat makian bertubi-tubi, “Sudah cukup, Selina. Karena cemburu, kamu bahkan berani mempermainkan nyawa? Kamu tahu nggak kucing Vinie sudah tiga hari terjebak di atas pohon, Vinie sangat sayang dengan kucingnya!” “Kalau kucing itu sampai mati karenamu, kamu adalah pembunuhnya!” Dari telepon, terdengar suara perempuan yang manja, “Terima kasih kak, kamu hebat sekali.” Dan perempuan itu adalah teman masa kecil pacarku. Saat bom hampir meledak, aku mengirim pesan kepada pacarku, “Selamat tinggal, semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan berikutnya.”
Short Story · Romansa
8.5113.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Lima tahun lalu saat mengalami kecelakaan di pegunungan bersalju, aku menggendong Nathan yang demam tinggi dan tak sadarkan diri sejauh 30 kilometer. Lututku remuk karena berlutut, suaraku rusak karena terus berteriak minta tolong. Lima tahun kemudian, dia telah menjadi bangsawan berkuasa di lingkar elite ibu kota. Namun, dia malah memanjakan Althea yang dulu mengklaim jasaku, sementara aku tidak digubris sama sekali. Pada hari aku didiagnosis kanker lambung stadium akhir, Althea mencibirku karena bau kemiskinan. Demi menyenangkannya, Nathan melemparkan selembar cek dan menyuruhku pergi. "Ivory, ambil uangnya dan menghilang. Jangan kotori mata Althea." Aku menatapnya sambil menelan rasa amis di tenggorokan, lalu mengambil uang itu dan berbalik melangkah ke dalam badai salju. Nathan, seperti yang kamu inginkan. Tak lama lagi aku akan mati.
Short Story · Romansa
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Charin Stafford mematahkan tiga tulang rusuknya sendiri untuk bisa melarikan diri dari rumah sakit jiwa. Hal pertama yang dilakukan Charin setelah melarikan diri adalah pergi menandatangani surat persetujuan donor organ. "Bu Charin, kami berkewajiban memberitahumu kalau ini adalah donasi khusus. Jenazahmu akan digunakan sebagai bahan percobaan untuk reagen kimia korosif jenis baru. Nantinya, mungkin tubuhmu nggak akan tersisa, bahkan nggak satu tulang pun." Charin menekan dadanya yang berdenyut sakit. Tulang rusuk yang patah membuat suaranya terdengar seperti mesin yang rusak. Dia menarik sudut bibirnya dengan susah payah, menunjukkan senyuman yang terlihat lebih menyedihkan daripada tangisan. "Itulah yang aku inginkan."
Short Story · Romansa
6.2K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
1314151617
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status