Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Sandy menunggu pendapat Arini tentang Habib. “Pak Habib orangnya baik dan sopan.” “Ada lagi?” “Mudah-mudahan bisa share ilmu juga.” Sandy mendesah pelan kemudian melirik lagi ke tempat Habib berada. “Habib orang yang baik, bertanggung jawab, pekerja keras dan cekatan. Dia duda beranak satu. Istrinya meninggal lima tahun lalu dan sampai sekarang belum menikah lagi.”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Semua hadirin pada ketawa setelah wali kelas seperti itu. "Baik kita lanjutkan. juara yang pertama Adalah.. jreng jreng jreng.. Ari Sihombing. Untuk Ari silahkan ke depan untuk mengambil Ijazah dan Raport." Ari langsung beranjak dari tempat duduknya banyak juga yang bertepuk tangan. "Terimakasih Bu." Bu Ayu hanya tersenyum saja. "Baik Ari, jangan lupa ya kamu tandatangan di sebelah kiri beserta cap 3 jarinya setelah itu kamu tandatangan lagi disini sebagai tanda kamu sudah menerimanya."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Bedanya, kali ini kalimatnya akan disaksikan oleh dua keluarga besar. Anak lelaki Bu Tami memang terlihat gugup, tetapi tak lama. Abib segera menguasai diri agar tak membuat malu dirinya sendiri. Setelah mengucap salam, Abib mulai merangkai kata yang telah ia hafalkan dari rumah. “Di malam yang penuh cinta ini, saya, Habib Sahid, berikut rombongan keluarga besar ingin menyampaikan sebuah niat baik. Niat baik untuk meminta seorang wanita cantik menjadi teman hidup saya.”
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 766 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

Season 1 Tumbal Pengantin Iblis selesai, yuks, baca juga karya author KarRa yang lain -Love Sugar Daddy (mafia, dark romance, tamat) -Godaan Memikat Lelaki Penguasa (adult romance, tamat) -Jaran Goyang Ratu Rengganis Blurb: "Berikan aku ragamu, maka akan aku kabulkan segala keinginanmu, Rengganis.” Suara melantun itu membuat wanita berparas rupawan yang dipanggil Rengganis, menengadah dari posisi bersimpuh, menatap sosok wanita setengah tembus pandang yang melayang di hadapannya dengan kabut tebal menyelimuti tubuh wanita itu.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Hay, author KarRa di sini ... Terima kasih yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca novel saya. Jangan lupa baca juga -Godaan Memikat Lelaki Penguasa -Love Sugar Daddy -Dendam Permaisuri yang Terbuang
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Bagaimana bisa ia bertindak sejorok dan setidakberkelas itu di depan pria itu? Ia menoleh ke jendela. Hamparan laut biru luas. Pulau-pulau kecil hijau terlihat seperti titik zamrud di tengah lautan. Beberapa menit kemudian roda jet menyentuh landasan kecil dengan mulus. Tangga hidrolik turun, seorang staf darat sudah menunggu di bawah tangga pesawat. Jerry turun lebih dulu tanpa berkata apa pun.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Tanya Hafiz menyadarkan lamunanku. "Kamu mau apa ke masjid Agung, Nak?" "Ada ceramah dari ustaz muda yang berbakat. Namanya Ustaz Habib, Bun. Dia baru pulang dari Dubai. Aku sangat mengidolakannya," ucap Hafiz memainkan ponselnya. Benda pipih yang ada di tangannya dia scrol dari atas ke bawah. "Habib?!" Tanyaku meyakinkan. "Iya, Bun. Kok wajah Bunda kayak melihat hantu gitu, sih. Baru dengar namanya wajah Bunda sudah berubah pucat."
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

“Maaf, Tuan. Tapi ada kabar buruk.” Lelaki paruh baya yang diperkirakan berusia 53 tahun itu mulai memasang wajah tegang. Ia yang awalnya duduk di bangku taman bersama istri mudanya, pun berdiri dan mendekat ke arah pelayannya. “Kabar buruk apa?” “Salah satu tawanan hilang, Tuan.” “Apa?” “Benar. Lelaki yang bernama Lingga telah menghilang.”
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Tanyanya ketika Mas Habibi menyusul duduk di depan Pak Tua itu. Aku mengerutkan dahi, awalnya Mbah Siman ini bertingkah seperti al allamah dengan segudang keilmuan, lalu dia bersikap seperti sahabat yang hendak menyelamatkan sahabatnya yang lain dari keterpurukan, kemudian dia menyindirku dengan ucapannya barusan, sekarang dia berubah sikap seperti seorang peramal. Semakin kesal sendiri saat melihat Mas Habibi tanpa berpikir panjang mengulurkan telapak tangannya. Untuk apa coba? "Bissmillah …." Entah doa apa yang ia rapalkan sembari memejamkan mata seperti itu.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

sahut Abah sambil terkekeh. "Harusnya itu njenengan cerita Kyai, kadung aku wes jodohkan Asyifa sama Gus Jamal asal Kudus," lanjut Kyai Sholeh. "Ya berarti memang belum jodoh. Sayang aku juga gak punya anak wadon," celetuk Kyai Habib.
9.9124.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Diantara Dua Tasbih

Diantara Dua Tasbih

Ia justru mengeluarkan sebuah buku saku berjudul Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali—sebuah kitab rujukan utama di pesantrennya. Selama sepuluh menit, hanya ada suara kicauan burung dan gesekan kertas. Lily sempat melirik, terkejut melihat manajernya duduk di sana tanpa bicara, sibuk tenggelam dalam bacaan yang tampak sangat religius. "Buku yang bagus, Pak," ujar Lily akhirnya, tak tahan dengan keheningan itu. Rofiq mendongak, tersenyum tenang. "Ini tentang cara menata hati, Lily. Terkadang di dunia yang bising seperti PT Bhaskara, kita butuh jangkar agar tidak hanyut."
98 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai syair habib sholeh tanggul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status