Ada getar berbeda saat menyebut sesuatu sebagai 'passion' ketimbang sekadar 'hobby'. Bayangkan kolektor action figure yang rela antre semalaman demi limited edition—itu hobi. Tapi ketika mereka mulai memodifikasi figur itu, membuat diorama kompleks dengan pencahayaan khusus, bahkan menggelar pameran indie? Itu passion. Hobi itu seperti taman bermain; kita datang untuk bersenang-senang lalu pulang. Passion lebih mirip rumah kedua di mana kita membangun fondasi, mengecat dinding, dan tak pernah benar-benar pergi.
Contoh nyata dari dunia komik: Membaca 'One Piece' setiap minggu adalah hobi. Tapi ketika seseorang menghabiskan tiga tahun membuat fanfic alternatif universe dengan peta Grand Line versi sendiri, lengkap dengan karakter orisinil dan mekanisme devil fruit baru—di situlah garis passion terlampaui. Keduanya memberi kebahagiaan, tapi hanya passion yang bisa membuatmu lupa makan siang karena terlalu asyik mengerjakan proyek sampingan.