Nona Hart, Tuan Earl Tak Mau Kau Pergi
Di luar, malam semakin larut.
Ini semua salah Lord Ashwick, batinnya membela diri.
“Buku ini harus kukembalikan besok pagi,” gumamnya sambil meletakkannya kembali di meja.
Ia mematikan lampu minyak di meja dan merebahkan diri di kasur. Selimut di tarik hingga ke leher. Ia diam, matanya tidak bisa terpejam.
Beberapa detik kemudian ia bangkit lagi. Menyalakan lampu minyak, mengambil buku itu dan membukanya kembali.
Satu halaman lagi, katanya dalam hati.