Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Apa Warna Hatimu?

Apa Warna Hatimu?

"Oke, thanks infonya." Aku berjalan cepat ke ruanganku. Mataku terbelalak saat rak di belakang mejaku penuh oleh buku! Kuamati lebih dekat dan aku semakin takjub karena semuanya buku impor! Apakah ini buku koleksi Richard? Hatiku tersentuh. Oh, ada novel tebal karangan JRR Tolkien! Aku mengambil salah satu novel dan membukanya. Aku langsung jatuh cinta melihat deretan tulisan dalam bahasa Inggris. Bosku memang yang terbaik.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lord of the rings books
Baca
+Pustaka
Rein (Shirea book 3)

Rein (Shirea book 3)

Aku menoleh dan kudapati tiga buah buku yang tebal mengenai sejarah Axylon dan semua tentang ibuku. Aku meraih salah satu buku dan membuka halamannya dengan cepat tanpa membaca. "Terima kasih, Ezra." "Ada yang bisa saya bantu lagi?" "Hmm--" Aku berpikir sejenak. "Carikan aku cincin ruby." "Ruby?" "Ya, pilihlah yang paling cantik dan hadiahkanlah pada yang mulia ratu." "Baik." Kuraih satu buku lagi secara acak dan membacanya, sementara Ezra sudah pergi menjalankan tugas berikutnya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lord of the rings books
Baca
+Pustaka
Bahagia Setelah Terusir

Bahagia Setelah Terusir

Di danau Bangkau, Teratai duduk menghadap sebuah meja diterangi oleh sebuah lampu ublik. Memandangi buku yang diberikan Evan sewaktu mereka berkunjung ke rumah, The Lord Of The Rings. Ia tersenyum geli menyadari hal itu. Ternyata anak sama bapak sama kejamnya. Dulu ia marah karena Sanad membacakan buku itu untuk Evan yang baru berusia lima tahun.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai lord of the rings books
Baca
+Pustaka
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

Rania mendongak. Ia melihat novel tebal bersampul hijau gelap—The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring karya legendaris J.R.R. Tolkien—yang baru separuh ia selesaikan semalam, kini berada di tangan Yudistira. Laki-laki itu sedang membolak-baliknya dengan tatapan kagum. "I—iya, Kak," jawab Rania tersipu, takut dibilang aneh karena membawa novel fantasi setebal itu ke kampus. "Baru baca sampai pertengahan, pas bagian Rivendell."
270 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai lord of the rings books
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status