Pangeran Dari Neraka
"Bukankah sudah kubilang aku bukan manusia sepertimu, Apa kau merasa takut berada di duniaku? Jika kau takut aku bisa mengantarkanmu pulang ke rumahmu."
Caroline termenung mendengar penuturan Arthur.
"Tidak, aku akan tetap di sini, jika aku pulang ke rumah pun percuma, karena tak ada yang menghargaiku di sana."
"Baiklah, ayo kita masuk."
Tiba-tiba pintu kastil terbuka dengan sendirinya, Caroline tampak terpesona dengan apa yang dilihatnya.
"Wow… amazing!" seru Caroline.
"Ini seperti istana di negeri dongeng, aku pikir kastil hanya ada di negeri dongeng, apa kau seorang pangeran, bolehkah aku menjadi tuan putrinya?" tanya Caroline sambil berdecak kagum.