Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ESCAPE

ESCAPE

tanya Ranti sedikit berbisik. Gadis itupun memutuskan untuk tidak menghiraukan dan bergegas masuk ke kamarnya. Di tutup nya pintu kamar dengan sangat berhati-hati lalu ia bergegas menguncinya. Diraihnya sebuah ponsel miliknya yang sedari tadi tergeletak di atas kasur dan betapa terkejutnya gadis itu mendapati banyaknya panggilan masuk dari nomor ponsel milik adiknya, selain panggilan dari Kevin tentunya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Tak lama kemudian ponsel ini berbunyi, nomor yang sudah ku hafal diluar kepala, terpampang jelas di layar panggilan masuk. "Halo, Pak! A-ada apa?" ucapku dengan suara pelan. "Kamu lagi apa? Bapak mau video call! Sekarang!" ucap Bapak dengan suara khasnya. "Ta-tapi, Pak! Disini sedang tahlilan! Tidak mungkin bisa video call," "Alah, Bapak gak mau tau! Cepet video call sekarang! Bapak pengen liat tubuhmu!" ucapnya memaksa.
9.4462.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai call call call
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Baca Semua Ulasan
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthus6bole
Bunyi panggilan dengan nada tersambung terdengar di salah satu telinga Kesya, detik kemudian panggilannya bersambut. "Dari angka 1 sampai 10, katakan padaku di angka mana rasa rindumu." Sean membuncah bahagia ketika mendapat panggilan dari Kesya. Kekesalannya segera terurai saat melihat nama Kesya terpampang di layar ponselnya. Kesya terkekeh pelan, tak peduli pandangan aneh setiap orang yang berlalu-lalang di jalan. Sean selalu punya cara membuat jantungnya berdetak kencang.
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Dia hanya ingin memastikan saja. Matanya tidak salah melihat. Dia yakin bahwa mobil pajero yang dilihat di toko roti tadi ialah mobil Sebastian. "Aku ada di perjalanan pulang, Vi." Nada bicaranya seperti tidak menyakinkan. Vitaloka hanya mengiakan. Telepon mereka berlangsung lama. Kemudian, dimatikan oleh Sebastian karena harus berdiskusi mengenai siapa saja yang diundang di pernikahannya nanti.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
Can I Call You Mine? 🥂

Can I Call You Mine? 🥂

Triiing triiing triing Dering ponsel mengejutkan Alaric, yang memutuskan segera mengangkatnya. "Halo?" "Honeyyy, where have you been?" Netra lelaki itu mendelik sempurna. Lekas memeriksa siapa nama penelepon yang jelas membuatnya melengung tidak terkira. "Who's this?" "Oh Gosh?! Did you just forget me?" Alaric menghela napas panjang; berupaya tetap sabar. Kehidupannya yang telah lama tenang sepertinya akan kembali kelam.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
CALL ME NUMBER ONE

CALL ME NUMBER ONE

Dan benar, ia menemukan tujuh belas panggilan tak terjawan dari Feren. "Feren, ada apa ini?" Sekilas tampak kekhawatiran muncul di raut wajah Lucio setelah mengetahui Feren telah meneleponnya berkali-kali. Tanpa berpikir panjang lagi ia langsung menelepon Feren. "Halo, Feren. Maaf tadi aku sama sekali tak mendengar bunyi handphonenya. Ada apa?" Tanya Lucio dengan nada panik setelah teleponnya berhasil terhubung dengan Feren.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

Please call me on 081xxxxxxxxx It’ll be nice to hear your voice again. -Fabian- Almi meraih ponselnya dari dalam tas yang belum dikeluarkan kemudian menekan tombol angka sesuai yang ada di kartu ucapan. Ia menunggu beberapa kali nada sela sebelum suara ngebass dan dalam menyapa. “Fabian Ardante speaking.” “Halo, Fabian,” Almi berdeham pelan untuk memastikan suaranya terdengar merdu ditelepon. “It’s me, Almi.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

ucap ku ketus dengan mencari Kabel Cash untuk mengisi baterai. "Apa? 10 panggilan tak terjawab, 8 vid call tak terjawab, bahkan Arkan juga menelpon ku sampai 10 panggilan juga?" ucap ku dengan Kaget melihat tulisan angka panggilan itu tertera di layar ponsel ku. Ternyata aku melupakan bahwa hari ini Aku, Ghea, Jelita sudah berjanji untuk melakukan vid call.
9.93.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

Satu kali Dua kali Hingga ketiga kali panggilan itu tidak kunjung berhenti “Angkatlah seperti nya penting!” ucap Anna mengerucutkan bibirnya. “Baiklah, sebentar saja sayang. Kamu juga boleh dengar kok,” Rama mengambil ponsel nya dan mengangkat telepon dari F*e. “Halo,”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
ALASKA

ALASKA

Titah Azka pada Alaska yang matanya masih separo merem. “Hooaamm ya udah mana sini handphone gue!” “Itu handphone lo disana Alaska! Yaelah, pikun dini deh lo!” Celetuk Azka pada Alaska yang nyawanya masih belum terkumpul karena masih ngantuk. “Eh---“ “Ya, hallo ma? Ada apa ma?” jawab Alaska ketika menjawab panggilan, dan keluar kamar untuk bicara dengan orang tuanya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai call call call
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status