Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
Pandangan mataku semakin serius, menjurus pada ujung bara rokok Paman Gimun di depan wajahku.
Sementara di dalam hati aku semakin merasa heran. Paman Gimun ini ternyata mengetahui banyak hal tentang aku.
“Kamu gagal, bukan?”
Aku diam. Karena jawabannya adalah, iya.
Dulu aku pernah mengikuti seleksi masuk akademi militer, yang jika lulus aku akan menjadi perwira. Letnan, Kapten, Mayor, hingga puncaknya menjadi Jendral. Akan tetapi, sayang aku gagal.
Chapitres populaires