About Keenan
Motor Abhi masih terparkir di bengkel, korban dari ulah geng Davin kemarin malam, tepat setelah Abhi baru pulih dari sakit.
Kafka, meski lebih tenang dari yang lain, juga tak mau ketinggalan. Dengan gerakan santai namun teratur, ia memasang helmnya, menyalakan mesin motornya yang menyala lembut, lalu perlahan melaju ke arah Keenan. Meski suasana di sekitar mereka mulai tenang, Kafka tetap bergerak dengan kesan anggun dan percaya diri, menikmati setiap momen tanpa terburu-buru. Hanya dua motor yang menderu, membawa mereka mendekat ke Keenan, yang berdiri dengan tatapan menunggu.
Hot Chapters