Ada satu momen di 'Jangan Disini' bab terakhir yang bikin aku merinding—konflik emosinya digarap dengan raw dan nyata banget. Tokoh utamanya akhirnya harus memilih antara mengikuti kata hati atau tuntutan keluarga, dan penulisnya piawai banget bikin pembaca ikut terbawa perasaan. Aku suka bagaimana endingnya nggak terlalu manis, tapi realistis, dengan sedikit ruang buat interpretasi pembaca.
Yang bikin tambah greget, dialog-dialognya di bab final itu super impactful. Ada satu kalimat dari si tokoh utama, 'Aku mungkin nggak bisa bahagia seperti yang mereka mau, tapi setidaknya aku nggak bohong sama diri sendiri.' Itu bikin aku pause sejenak buat meresapi. Buat yang suka cerita tentang coming-of-age dengan sentuhan drama keluarga, ini worth to banget buat dibaca sampai tuntas.