Suamiku Berandalan Sekolah
"Elahh, tinggal ngaku aja kalo itu lo. Selesai."
"Iya, ihh. Nggak ada malu banget!"
Daripada aku membuang tenaga, aku langsung pergi dari sana. Walaupun banyak sindiran mereka lontarkan.
Setiap lorong sekolah juga, aku ditatap jijik, dan di nyinyir. Oke, aku harus sabar kali ini.
Saat masuk kelas, aku melihat Bastian sudah duduk di kursiku. Tidak ada siapapun di dalam kelas hanya dirinya.