Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

"Bikin kopi saja tidak bisa! Lalu, kamu bisanya apa? "Maaf Glenn tidak baik pagi-pagi minum kopi! Itu sudah aku buatkan susu. Cepat minum mumpung masih hangat." "Susu? Kau pikir aku bayi?" "Astaga, Glenn! Tinggal minum saja repot amat, sini aku bantu!" Lala mengambil segelas susu di meja dan menyodorkan pada Glenn. Kemudian memaksanya untuk minum. "Ayo, minum! Kata Bi Narti, setiap pagi segelas susu harus habis," Dengan bodoh Glenn mengikuti saran Lala dan meminumnya hingga tandas. Apa yang terjadi dengan Glenn? Hingga selalu mengikuti kata Lala, meskipun harus berdebat dulu. Mungkinkah kesombonganya sudah mulai luntur? Atau, hanya strategi agar selalu ada yang mau mengurusnya? Baca yuk, kisah 'Pembantu Kaya Tuan Tampan'.
Romansa
1038.2K DibacaTamat
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
Tambahkan
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

"Aldo, kamu punya film dewasa nggak? Malam ini aku kesepian banget sampai rasanya tersiksa." Tengah malam itu, tante mendorong pintu kamar tidurku. Dia mengenakan pakaian dalam seksi yang memamerkan lekuk tubuh padat dan kulit putih mulusnya. Aku yang sedang memakai stokingnya untuk memuaskan diri langsung kaget, lalu segera menutupi tubuh menggunakan selimut. "Tante, kok masuk nggak ketuk pintu dulu sih?" Wajahnya memerah. "Aku gatal nggak karuan, om kamu yang payah itu sama sekali nggak bisa muasin aku." "Cepat cariin aku beberapa film yang lebih merangsang, aku mau beresin sendiri." Aku meraba milikku yang sudah mengeras, lalu menjawab sambil terkekeh, "Gimana kalau aku aja yang bantu nyelesain?"
Cerita Pendek · Gairah
2.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir

Hasrat Terlarang : Dijual Suami Dimanja Presdir

“Jual tubuhmu, Irene!” perkataan suami yang Irene cintai membuatnya harus berdiri di tengah panggung pelelangan wanita high class. Dengan penawaran tertinggi, akhirnya Irene menjadi milik salah satu pria diantara para pria yang datang. Di depannya, berdiri sosok pria bertopeng yang membelinya malam ini, menatapnya dengan sorot mata hangat, hingga ia mendengar bisikan lembut dan mendominasi, “Long time no see you, Nona Irene!” Seketika jantung Irene berdetak cepat, “Suara ini?” ia memberanikan diri menatap balik pria di depannya, “Tu-tuan Gerald?” Seketika pria itu tersenyum, “Mulai detik ini tidak kuizinkan orang lain memilikimu!” Bagaimanakah kehidupan Irene setelah menjadi alat bisnis suaminya sendiri? Apakah pria yang membelinya akan mengubah kehidupan Irene yang sesungguhnya?
Rumah Tangga
9.961.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pengawal Misterius Nona Pewaris

Pengawal Misterius Nona Pewaris

Publik gempar saat Emily Harper menolak lamaran dari Brandon, pengusaha muda idaman semua wanita. Lelah menghadapi komentar orang-orang, pewaris Savior Group itu nekat kabur ke negara lain. Tanpa satu pun pengawal, tanpa satu pun orang yang menjaganya. "Jangan bertingkah seperti anak-anak, Emily. Berhentilah menunggu Cayden. Bocah dari 23 tahun yang lalu itu pasti sudah lupa padamu. Sekarang juga cepat pulang! Jangan sampai musuh kita mengambil kesempatan ini untuk menculikmu!" Gawatnya, Emily tidak mengindahkan peringatan itu. Ia mengira dirinya aman hingga akhirnya ia sadar. Seseorang telah memasukkan obat tidur ke dalam minuman yang baru saja dihabiskannya itu! Bagaimana nasib Emily selanjutnya? Adakah seseorang yang bisa menyelamatkannya dari situasi genting tersebut?
Urban
106.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tokyo Love Letter - Hibiki

Tokyo Love Letter - Hibiki

Di tengah sibuknya Tokyo, dua insan asing dipertemukan secara tak sengaja, dengan cara terkonyol, dan pada waktu yang tak terduga, tetapi seolah semua sudah diatur semesta. Diikuti oleh langkah yang ragu, kalimat yang terbata, dan pesan-pesan kecil yang perlahan membentuk ruang hangat di antara mereka. Tokyo Love Letter: Hibiki adalah kisah tentang keheningan yang berbicara, tentang hari-hari biasa yang tiba-tiba terasa berarti, dan tentang seseorang yang muncul begitu saja… lalu perlahan menjadi tempat untuk kembali dan menjadi diri sendiri. Ini bukan cerita tentang jatuh cinta dengan cepat, tapi tentang merasakan cinta tumbuh tanpa disadari lewat kebetulan, lewat jarak, dan lewat hal-hal kecil yang tak pernah kita rencanakan.
Young Adult
769 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Terjebak Pernikahan dengan CEO Misterius

Terjebak Pernikahan dengan CEO Misterius

Aurora Vallen tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah setelah ia kehilangan ayahnya, dan seorang pria asing tiba-tiba muncul membawa kontrak pernikahan. Kael Vireaux, seorang CEO muda dan misterius, memiliki alasan sendiri untuk memaksa pernikahan itu terjadi. Di balik jas Armani dan senyum tipisnya, tersembunyi niat balas dendam yang telah ia rancang bertahun-tahun sebelumnya. Bagi Kael, Aurora hanyalah alat. Namun dalam ucapan dan senyuman sinis, setiap keberanian gadis itu untuk menantangnya, dan perhatian yang tak direncanakan, perlahan mengaburkankan batas antara rencana dan perasaan. Dalam pernikahan yang terikat waktu, mereka berdua harus memilih: menyerah pada luka lama, atau bertaruh pada cinta yang datang terlalu cepat… dan terlalu dalam.
Romansa
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan

Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan

Ketika Maria Wijaya keluar dari kantor catatan sipil untuk kesembilan kalinya, hal pertama yang ia lakukan adalah menelepon orang tuanya yang berada jauh darinya. “Ma, aku dan Arhan cerai lagi.” Ia bersandar pada pohon mahoni di pinggir jalan. Suaranya terdengar lelah. “Kali ini aku nggak mau rujuk lagi. Keluarga Satria terus membujuk agar aku melakukan pernikahan aliansi dengan mereka, kan? Aku akan melakukannya.” Di seberang sana, ibunya lama terdiam sebelum akhirnya menghela napas. “Maria, kamu yakin? Anak dari Keluarga Satria itu sudah dua tahun terbaring sakit. Kamu tidak akan bahagia jika menikah dengan…” “Aku tidak peduli,” ucap Maria memotong ucapan ibunya, matanya merah berkaca-kaca. “Ma, semakin cepat pernikahannya, semakin baik.”
Baca
Tambahkan
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Saat Tahun Baru Imlek, kami pulang ke kampung halaman. Di jalan tol, adikku ribut minta ke toilet. Ibu mendesakku dan kakakku, "Rest area berikutnya masih jauh. Kalian sekalian saja, biar nanti nggak bolak-balik mau ke toilet lagi." "Cepat sedikit, jangan lama-lama!" Aku langsung lari ke sana, tetapi begitu keluar, aku melihat mobil yang familier itu sudah menyalakan lampu dan mulai jalan. Suhu di luar hampir di bawah nol, tetapi ayah dan ibuku malah meninggalkanku di rest area yang sepi. Aku buru-buru berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu!" Namun, mobil itu sudah berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya benar-benar tak terlihat lagi.
Baca
Tambahkan
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
Baca
Tambahkan
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

“Baguslah! Aku pasti akan memberikan apa pun yang kamu inginkan asal kamu selalu siap melayaniku, Bella.” Irene Isabella meneguk ludah kasar meski hanya mendengar suara berat dari klien kaya raya itu lewat telepon. Hubungan mutualisme yang sempat diakhiri Irene, terpaksa harus dilakukan kembali karena dirinya tak sengaja merusak properti dosen baru di tempatnya. Parahnya, dosen itu meminta Irene untuk segera membayar utangnya dalam waktu satu minggu! Lantas, bagaimana nasib Irene? Apakah dia akan terjebak selamanya dalam pekerjaan “layanan telepon panas” dan melayani klien eksklusif yang hanya mampu bergairah karena suaranya? Atau, dia punya cara lain untuk mengumpulkan uang cepat? Masalahnya ... bagaimana jika Irene tahu bahwa klien itu ternyata berada di dekatnya?
Romansa
1088.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
33
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status