Cinta Bisa Tumbuh Lagi
"Amel, minta maaf! Selama ini Mita merawatmu tanpa henti, kenapa sekarang kamu malah bersikap sombong?"
Aku membalas dengan nada keras.
"Dia sebenarnya merawat siapa, aku atau kamu?"
Setelah itu, ekspresi wajah keduanya langsung berubah. Mita mulai meneteskan air mata.
"Kak Amel, aku mengerti kalau kamu jadi sangat sensitif dan curiga karena sakitmu, tapi aku ...."
Dia mencoba bangkit dan meraih bajuku untuk menjelaskan. Namun, ketika aku menepisnya, dia terjatuh lagi dan memegangi perutnya sambil menangis.
Bab Populer