Di Balik Rupa Burukku
"Wak, tolong kebat anak ini dengan perban atau gips atau apa saja, aku sudah bilang sama si Rozak preman itu kalau anak ini patah tulang rusuknya. Buat dia seperti orang yang patah tulang. Uwak lihat sendiri dia kan? Anak ini tidak cocok berprofesi sebagai wanita penghibur, lihat tubuhnya. Anak ini lebih cocok menjadi pembantu rumah tangga, pelayan atau tukang bersih-bersih. Atau juga jadi buruh perkebunan. Kasihan jika dia di sini, tidak akan ada lelaki yang menghargainya, kalaupun ada harganya pasti murah."
Aku terperangah mendengar perkataan mbak Mawar, apakah mbak Mawar melakukan persetubuhan dengan pak tua ibu demi menolongku? Mendengar kenyataan ini perasaanku menjadi seperti permen na
Bab Populer