Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

Di kamar gelap, dia membuka laptop, jarinya mengetik di forum anonim yang sering dia kunjungi untuk curhat tanpa nama. "Siapa pun yang tahu cara bikin cowok lebih percaya diri di ranjang?" tulisnya di thread tentang "self-improvement". Jawaban datang cepat—beberapa saran gym, buku psikologi, tapi satu komentar menarik perhatiannya: "Pulau Cinta. Website rahasia. Pulang dari sana, cowok-cowok biasa jadi digilai wanita. Percaya diri naik 100%. Tapi mahal dan rahasia banget."
523 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

ucap Gitok sambil menahan tawa. Dan dengan begitu, mereka bisa melihat Gery langsung bergegas pergi meninggalkan mereka. Tak lupa dengan segala sumpah serapah agar kelak usaha Galuh bangkrut. ~Aksara Ocean~ POV ELLENA "Wak …." Aku menyapa Wak Sarkam yang terlihat sedang mengasah egrek yang bagiku sudah sangat mengkilap, tentunya dengan tujuan agar lebih tajam dan memudahkan beliau untuk memanen buah sawit yang sudah matang nanti.
1047.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Rahasia Terkutuk

Rahasia Terkutuk

Wanita itu tersenyum miring karena berhasil membuat orang-orang mempercayai cerita bohongnya. “Saya bukan pelacur! Justru saya yang dilecehkan—“ “Astaga! Percaya diri sekali Anda! Mana mungkin Pak Joey mau sama yang dekil kayak kamu, kalau bukan dipaksa. Eh atau kamu pakai susuk, ya?” Lagi-lagi Jovanka memotong kalimat Diana dan melemparkan tuduhan keji. Orang-orang semakin bergunjing dan menatap tak suka ke arah Diana.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

Mereka merengek bak anak kecil, membuatku menggelengkan kepala, benar-benar mengerikan ya makhluk di kampung Cibungur ini. “Ah, kalung perak kali.” Si Ibu julid ikut masuk ke dalam sambil berkata demikian. “Emas kok, Teh. Kemarin Bu Mayang cerita pas kami arisan. Bu Tuti sih absen, jadi nggak dengar Bu Mayang cerita.” Oh, jadi nama wanita julid binti menyebalkan itu, Tuti. “Boleh lihat ya, Teh Zainab? Kami penasaran soalnya,” kata wanita itu lagi. Ibu menatapku kembali, aku hanya mengangguk.
9.48.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Cerita

Dua Wajah Satu Cerita

Dan meskipun dia tahu bahwa hubungan mereka berkembang dengan kejujuran dan kepercayaan, masih ada rahasia yang dia simpan rapat-rapat di dalam hatinya sendiri. Saat Melva masih berada di dekat wastafel, dia merasa perlu untuk kembali ke kamar mandi. Setelah menyelesaikan urusannya, dia keluar dan mencuci tangannya lagi. Wastafel yang sebelumnya dia gunakan sedang digunakan oleh orang lain, jadi Melva pindah ke wastafel yang lain di sisi sebelahnya. Tanpa diduga, air dari keran keluar dengan sangat deras, menyebabkan air memercik dan sebagian basah membasahi bajunya. Orang di sampingnya juga kaget dan menghindar untuk menghindari percikan air. Melva segera mematikan keran. "Maaf, itu..." Wan
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Lantas: mau apa kau, hah? Kertapaksi sengaja bersikap galak untuk menjatuhkan nyali si Kobra Gundul. ia tahu, orang kekar itu hanya punya modal tenaga dan kekuatan. Tapi otaknya lebih dungu daripada udang. Kertapaksi juga ingat saat bertarung melawan Dewa Gadung, penguasa Lembah Juling saat memperebutkan kitab pusaka yang ternyata hanya berisi nasehat-nasehat saja itu. Waktu itu, Kertapaksi unggul melawan Dewa Gadung, walaupun Dewa Gadung sudah mengandalkan kekuatan pengawalnya yang goblok itu. Tetapi pada akhirnya. Kertapaksi kecewa sebab kitab itu hanya berisi nasihat dan saran-saran biasa saja, antara lain: "Hormatilah orangtuamu, hormatilah gurumu, bersatu kita teguh bercerai kita ke pen
1028.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Warisan Jimat Kutukan

Warisan Jimat Kutukan

Mengingat teror Genderuwo yang hampir setiap waktu mengganggu mereka. Ima yang baru membuat dua gelas teh untuk Darwis dan Lukas. Turut dalam obrolan serius yang di lakukan oleh Lukas dan Darwis. Dia pun menceritakan sosok Genderuwo itu hampir mirip dengan sosok mahluk yang menjadi peliharaan dari kedua orangtuanya dulu. Dia mengatakan jika bapaknya memiliki peliharaan berupa Genderuwo dengan ciri-ciri yang sama seperti yang di ucapkan oleh suaminya tersebut. Sosok Genderuwo berbadan hitam dengan gigi taring yang panjang. Tapi Genderuwo itu tidak pernah berbuat usil, Genderuwo itu menjadi teman baik bapaknya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

gumam lelaki itu membuka pembicaraan. Sedangkan Yura yang baru saja menyusul Gin merebahkan diri buru-buru menoleh ke arahnya. "Orang gila?" Yura membeo seraya mengerutkan kedua alisnya. Pria yang tengah memakai kaos polos berwarna biru muda itu mengangguk. Selanjutnya mengubah posisi dan memiringkan badannya menghadap Yura. Satu tangan ia jadikan tumpuan dan penyangga kepala. Sementara satu tangannya lagi ia letakkan di atas perut Yura. "Pekerjaanku di Semarang tidak bisa ditinggal, sementara kepalaku tak bisa berhenti memikirkanmu terlebih Arkatama tak bisa mendapatkan informasi akurat tentangmu. Rasanya mau pecah saja."
1087.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Selanjutnya dengan hanya satu gerakan kecil, Galuh melemparkan tubuh raksasa iblis kuno Gukalata jauh ke atas hingga menembus awan. “Keaak,” Ciung berkata mengumpati Galuh. Hal itu membuat Galuh, Si Bodas, dan Si Hawuk tertawa terbahak-bahak. Bahkan Nimu dikejauhan pun ikut tertawa dengan bahasanya. “Kalian adalah sahabatku sedari kecil, tidak ada yang boleh merenggut kalian dariku,” ucap Galuh. “Kaekk,” air mata Ciung semakin deras bercucuran.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai cerita gawuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status