Pungguk Merindukan Bulan
Berdiri sejenak, memandang serius ke arah Hiranur yang mulai mengangkat wajah.
Demi menyempurnakan awalan yang dibuatnya, Derya menyimpulkan sebuah senyuman. Menyedekapkan tangan, memandang fokus dan lurus Hiranur yang menunggu jawaban darinya. Setelah pelayan berlalu dari hadapan mereka, dia bercakap dengan penuh semangat, "Hira, mereka kan belum menikah? Masih pacaran. Kalau kata Abang sih, selama janur kuning belum melengkung, kamu masih bisa mendapatkan Kama. Asal, kamu bersungguh-sungguh memperjuangkannya."
Hiranur merapikan bagian depan kerudungnya yang terasa miring, mendesah berat lalu menghela napas panjang. "Hira … Kasih tahu Hira Bang, apa yang harus Hira lakukan?"
Bab Populer