Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Cinta Memudar

Ketika Cinta Memudar

Aku menikah ke Keluarga Jihan demi menyelamatkan keluarga kaya raya yang hampir runtuh. Namun, Hoshi Jihan, putra Keluarga Jihan malah sibuk bersenang-senang di luar sana. Ibunya bahkan ingin merampas seluruh hasil jerih payahku. Dengan cerdik, aku merebut kembali semua harta milikku. Pada akhirnya, Hoshi berlutut dan memohon padaku, “Jangan tinggalkan aku.” Aku pun meninggalkannya, lalu menggandeng tangan si penulis muda dan berkata, “Kamu bukan siapa-siapa bagiku.”
4.8K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat

Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat

Saat aku kembali ke keluarga konglomerat sebagai putri kandung yang sebenarnya, itulah pertama kalinya aku bertemu dengan Julian Jetarsa. Karena sekali saja ia membelaku, aku jatuh cinta padanya selama lima tahun dan mengejarnya selama lima tahun. Akhirnya, ia menjadi tunanganku. Namun, ia justru merendahkanku, menganggapku tidak punya tata krama sejak kecil, tidak punya anggun dan wibawa seorang gadis dari keluarga terpandang. Ketika kakek yang membesarkanku sakit parah dan sekarat di saat aku paling membutuhkan bantuannya, ia malah berkata ingin memberiku sebuah pelajaran agar aku “belajar menjadi lebih baik”. Kakek pun meninggal dalam ketidakberdayaan. Dan seperti yang dia harapkan, aku memang belajar menjadi “anak baik”. Tentu saja, aku juga tak mencintainya lagi.
6.6K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Sahabatku Menyembuhkan Gairahku

Di bawah cahaya kekuningan yang hangat, tangan besar dan kasar itu terasa lentur seperti ular. Aku ditempatkan dalam posisi yang memalukan dengan wajah yang dibenamkan ke dalam bantal. Dalam posisi yang memalukan ini, aku tidak berdaya untuk melawan. Aku hanya bisa mengeluarkan tangisan kesakitan sekaligus kenikmatan. "Ini terlalu dalam …."
9.2K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Kesempatan Di Balik Suamiku Yang Buta

Kesempatan Di Balik Suamiku Yang Buta

“Nggak boleh, aku ini kakak iparmu….” Setelah suamiku kehilangan kemampuannya sebagai pria sejati akibat kecelakaan, aku sering menangis tersedu-sedu di larut malam. Sahabat suamiku merasa iba, lalu naik ke ranjangku di tengah malam. “Kakak Ipar, terlalu sering menggunakan mainan seperti itu bisa merusak tubuhmu. Biar kubantu saja.” Sambil berbicara, dia langsung mengangkat kedua kakiku dengan kasar….
1.7K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Terjebak dalam Tipu Daya

Terjebak dalam Tipu Daya

Namaku Sarah Gibson, seorang perempuan berusia 30 tahun yang sudah menikah. Tekanan pekerjaan yang terlalu besar, membuatku mengalami insomnia dan sudah berhari-hari tidak bisa tidur nyenyak. Setelah mengetahui hal itu, adik sepupuku dengan perhatian mengenalkanku pada seorang hipnoterapis. Katanya, dia bisa membantu meredakan kesulitan tidur dan stres yang aku alami. Memikirkan bahwa insomnia ini makin parah dan sudah memengaruhi kehidupanku, aku pun memutuskan untuk mencobanya. Hanya saja, yang tidak pernah kuduga adalah... Hipnoterapis ini membuatku begitu sulit untuk menahan diri...
2.2K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Aku seorang mahasiswi cantik yang kecanduan. Saking kecanduannya, akhirnya studi, kehidupan pribadi dan hubungan dengan pacarku menjadi terdampak. Karena aku benar-benar tidak tahu lagi harus bagaimana, aku akhirnya menuruti saran pacarku untuk ke klinik kampus dan mengobati kecanduanku. Ternyata dokter kampus yang merawatku adalah seorang pria bertubuh kekar dan kuat, teknik-tekniknya membuatku takut. Dokter itu pun mengikatku di atas kasur pemeriksaan. Aku yang benar-benar merasa ketakutan hanya bisa menangis sambil memohon kepadanya. Akan tetapi, pria itu malah mengangkat kedua kakiku dengan kasar ....
8.2K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Main Api dengan Sahabat Ibu

Main Api dengan Sahabat Ibu

Sebagai ibu yang menemani anak ke sekolah, tidak hanya harus menahan rasa kesepian di malam hari, kami juga harus menemukan cara menyalurkan gairah anak kami yang masuk masa puber. Setelah berpikir panjang, akhirnya kami memutuskan menyerahkan diri untuk mengajari mereka tentang seks ….
1.8K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Pendidikan Rasa Sakit dan Nikmat

Seorang dosen wanita yang dikenal dingin dan tertutup diam-diam direkam saat mengalami gangguan ekshibisionisme, dan sejak itu menjadi mainan seorang iblis... Korban menangis dan mengadu, "Dia mengancamku, memaksaku untuk mengajar tanpa mengenakan pakaian dalam..." "Permintaannya makin lama makin keterlaluan, bahkan sampai menyuruhku mengangkat rok di depan banyak orang..."
8.4K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Dosa Terindah Di Samping Suamiku

Dosa Terindah Di Samping Suamiku

“Suamiku masih di samping, jangan diteruskan lagi….” Di atas ranjang pengantin yang baru, sahabat suamiku melakukan pose yang memalukan tepat di depan suamiku yang sedang mabuk. Setelah perlawananku yang sia-sia, aku hanya bisa menggigit bibir sambil mengerang tertahan…. Di luar jendela, rentetan petasan mulai meledak. Suasana riuh di dalam ruangan pun semakin memuncak, bahkan lebih berisik daripada suara petasan.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as cerpen 18++
Read
+Library
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Tengah malam, di sebuah toko perlengkapan dewasa yang remang-remang, aku memergoki putri pemilik toko sedang memuaskan dirinya sendiri. Matanya tertutup kain, kedua kakinya terbuka lebar dan tersampir di sandaran tangan kursi erotis itu, tampak sangat terbuai dalam kenikmatan. Hingga akhirnya, kursi itu mengalami kerusakan. Wajahnya memerah karena sulit melepaskan diri, dia pun meminta tolong. “Om, tolong aku….” Aku malah berjongkok, jari-jariku mengusap paha, betis, hingga pinggang bagian dalamnya. “Jangan bergerak, struktur kursi ini rumit, aku harus mempelajarinya pelan-pelan.” “Kumohon… cepatlah.” Aku memperhatikannya, mulai dari malu hingga menjadi gairah yang meluap, hingga akhirnya pertahanannya runtuh dan dia pun menyerah. “Om, berikan padaku. Berikan segalanya padaku.” Tepat di saat genting itu, terdengar suara pemilik toko membuka pintu dari luar. Aku segera mendorongnya ke balik rak pajangan. Di sana, aku malah melihat sebuah mainan cetakan yang tampak sama persis dengannya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as cerpen 18++
Read
+Library
PREV
1
...
1011121314
...
36
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status