Bukan Perawan Kegatalan
"Tidak bisa, Pak. Besok, ada perkerjaan penting yang harus saya urus."
"Eh, Ga. Jangan seenaknya, dong. Niat kerja tidak, sih?" sahut Septi. Perempuan itu ternyata memiliki sinyal tinggi untuk menyabotase percakapan orang lain. Padahal Lingga dan Dirga sama sekali tidak melibatkan perempuan itu dalam perbincangan mereka.
"Bisa diam tidak, Ma," bentak Lingga. Lalu, dia kembali menatap Dirga. "Apa ini tentang usaha-usaha yang sudah bundamu jalankan?"