Budak Nafsu Big Boss
"Kamu sangat beruntung Mbak, di persunting seorang bos, yang mempunyai perusahaan. Kaya pula, lihat mobil yang Mbak bawa, mewah. Trus nggak sukanya ibu dimana?"
Anjani diam sejenak, ia melirik Arini yang asyik menikmati baksonya sambil mendengarkan cerita Anjani.
"Aku dijadikan istri ke empat tuan Abilawa, itu nama bosku."
Entah tak sedikit rasa kaget pada raut wajah Arini. Ia tetap bersikap santai, seolah hal itu sudah biasa ia dengar. Beda dengan bu Ayu, yang hidupnya dikelilingi orang orang yang berpendidikan minus. Segala sesuatu dipergunjingkan.