Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Justru, saat mikrofon dimatikan, pekerjaan rumah hidup-hidup datang menagih janji: dari cucian baju yang melambai minta disentuh, sampai sapu lantai yang kayaknya udah ngegerundel di pojokan karena dicuekin. “Enak ya jadi ibu rumah tangga, di rumah terus…” Ucapan klasik dari umat yang belum tahu kerasnya hidup bareng ember cucian dan nyetrika baju suami sambil nahan lapar karena belum sempat sarapan. Sekar sering pengen bales, “Betul, di rumah terus... bareng cucian, kompor, dan setrikaan. Kita tim Hore Hore Habis Lelah.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
Mencintaimu Untuk Kedua Kalinya

Mencintaimu Untuk Kedua Kalinya

Sebagai seorang ibu, hal yang biasa kulakukan dipagi hari adalah menyiapkan sarapan. Mengurus Alka kesekolah. Lalu berangkat ke kantor. Setidaknya, selama berada di rumah, pikiranku terasa lebih tenang. Setelah menyapa beberapa rekan kerja, aku segera menuju ruanganku. Namun, saat membuka pintu, langkahku langsung terhenti.
760 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
DINODAI SUAMI SENDIRI

DINODAI SUAMI SENDIRI

Silap sedikit aja, udah pada nempel-nempel. Hari Minggu seperti ini biasanya kulakukan hanya bersantai di rumah. Selesai mandi aku bersantai di ruang tivi. Scroll-scroll sosial media dan ngintip-ngintip kehidupan mereka. Kulihat Zein masih sibuk sana sini beberes rumah dari tadi. Benar-benar suami bayaran yang tahu diri.
9.6124.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Diam adalah sikapnya saat mereka menyakitiku. *** Pagi-pagi sekali aku bangun untuk melakukan rutinitas harian di rumah. Mulai dari menyapu, menyiram tanaman, sampai memasak. Kerjaan ini adalah tugas utamaku di rumah. Kalau Mbak Mel? Jangankan memegang sapu, meliriknya saja dia tak peduli. Jadi, sebenarnya apa yang membuatku terus bertahan di rumah ini? Bukankah aku bisa saja lari jauh dan mengontrak rumah? Toh, walaupun tak banyak, penghasilanku dari berdagang lumayan juga.
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Pak!

Sentuh Aku, Pak!

“Gue tau bedanya lo yang beneran oke sama lo yang bilang oke tapi sebenernya lagi nahan sesuatu. Sekarang yang mana?” Keina diam sebentar. “…Yang kedua.” akunya akhirnya. “Nah. Cerita.” Keina menghela napas panjang. “Gue jenuh, Mis.” “Jenuh gimana maksudnya?” “Jenuh literally.” Keina memandang sekeliling ruang tengah yang senyap. “Lo tau keseharian gue sekarang ngapain? Bangun pagi, masak, beres-beres rumah, nonton, scroll hp, nunggu suami pulang. Terus besoknya diulang. Terus besoknya diulang lagi. Terus—”
9.81.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.6K kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Tampilkan Ulasan (48)
Baca
+Pustaka
helloimironman
Hallo, ini ironman! Maaf karena cerita ini blum ada bab terbaru. Abis Lebaran aku drop, ditambah minggu ini aku UTS. Jadi bener2 susah cari waktu buat nulis. Aku pun sebenarnya udh kangeeen banget sama Carla dan Pak Savian. Mhn do'anya ya temen2 smg aku cepet sehat dan bisa kmbali nulis lagi! ...
FF Gaming
sedang seru seru nya membaca ...yaaaaah abis tak ada lagi sambungannya..gw kan penarasaran cerita kelanjutan nya....setiap hari gw buka berharap ada keajaiban cerita untuk selanjutnya..tapi hasil nya kecewa sangat......
Baca Semua Ulasan
Bayi Miliarder Yang Tak Terduga

Bayi Miliarder Yang Tak Terduga

Ia membuka laptop tuanya dan mulai mengetik catatan harian, entah untuk dirinya sendiri, untuk anaknya, atau untuk masa depannya. Pagi hari rumah itu dipenuhi aroma teh chamomile. Siang hari, suara radio Jepang mengalun pelan, kadang lagu lama, kadang sekadar berita. Malam hari, rumah itu senyap kecuali detak jam tua dan suara angin menerpa jendela.
15.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
SANTET KIRIMAN MADU

SANTET KIRIMAN MADU

Klik Sambungan tertutup lalu aku kembali pada kesibukanku sehari-hari. Menjadi Ibu rumah tangga yang 24 jam di rumah, ditambah masa pandemi yang membuat kita tak mau tak mau di rumah saja untuk menjaga jarak dan memutus mata rantai penyebaran virus yang sedang mewabah. Seusai aku mengurus ketika anakku, dan menyiapkan makanan, biasanya aku akan langsung duduk di depan komputer, melanjutkan editan tulisan yang akan kuposting di blog pribadi milikku.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

Dia terbatuk-batuk saat berjalan menuju pintu kamar. "Aduh, kenapa kok bisa kebakaran sih? Sialan! Aku harus menyelamatkan uang hasil jual perabotan rumah," gumam Herman panik. Dia segera meraih tas punggung nya dan segera keluar dari kamar tidur.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

“Terus?” “Terus aku hidup bahagia dan tenang di rumah. Minum teh setiap pagi sambil membaca koran dan menonton berita. Lalu, merajut di sela-sela itu. Memasak kalkun untuk pesta kecil-kecilan bersama tetangga.” “Kau ingin meninggalkan kehidupanmu yang sekarang?”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Calon Suami, Diratukan Suami Pengganti

Dicampakkan Calon Suami, Diratukan Suami Pengganti

Ibuku sudah kembali ke kampung sehari yang lalu dan rumah kembali terasa sepi. Ed juga sudah berangkat kerja. Seperti biasa rutinitasku sehari-hari adalah membereskan rumah. Memasak itupun kalau Ed bilang akan makan di rumah. Menghindari rebahan kadang aku menyibukan diri berkebun atau olahraga tipis-tipis di rumah. Kalau sudah semua, biasanya pilihan terakhir mengusir kejemuan hanyalah menonton televisi.
10314.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai cerpen keseharian di rumah
Tampilkan Ulasan (49)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
love81
kok AQ dukung Mila milih pisah ya, soalnya kshn dia trus dpt mslh, terakhir anaknya diculik dn gila bnget ancemanya, sbg ibu psti trauma lah, kali aja pisahnya sementara yeee kan thoor semangat thorrr...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status