From Your Eyes Only
“Ini hadiah untuk suamiku yang tetap teguh menjaga janji suci. Pernikahan dalam agama kita ,Katolik yang tidak memperbolehkan perceraian. “ bisiknya, lembut namun penuh hasrat.
Mereka bertukar ciuman lagi. kali ini lebih dalam, lebih lama- penuh hasrat.
Tubuh saling memeluk, kepala saling berputar dan ketika hasrat mereka semakin menyala, tubuh merekapun saling menyatu, menyampaikan rasa yang tak mampu dijelaskan kata-kata. Sesaat mereka hanya diam, bagai meresapi keintiman mereka, lalu perlahan tubuh keduanya mulai bergoyang, seperti tarian penari , kadang keras, kadang cepat penuh irama , kadang berhenti mengambil jeda . Suara desahan dan erangan terdengar pelan diselingi suara tertawa
Bab Populer