Dara Ameera
ucapnya tidak percaya, sembari mengguncang bahu Rio.
"Tuan muda. Tolong jangan begini" ucap Rio.
Danu mengusap wajahnya kasar, lalu melepaskan lengannya dari kedua bahu Rio. "Kau bercanda?"
Rio menggeleng, "Aku serius. Dulu, saat aku menikahi istriku, mereka masih menggunakan acara pingitan," jelas Rio.
Kemudian Danu tersadar, kemudian berdeham pelan. "Benar, aku lupa jika kau sudah menikah. Lalu, bagaimana kau bisa melewati hari-hari bak neraka seperti itu?" tanyanya.
Bab Populer