Sentuhan Panas Suami Dingin
"Pertama, jangan cium aku di tempat umum. Tidak sopan kalau kata Mommy. Kalau ditempat sepi baru bol …- eh, bukan. Pokoknya jangan cium! Kedua, ini bukan lipstik berminyak, Kak! I--ini lip gloss. Biar bibir aku terlihat lebih sehat, cantik, unyu dan cium-able."
"Cium able, heh?!" Mata Kaesar memicing, menatap tajam dan membunuh ke arah sang istri, "kau memakai lipstik berminyak itu saat ingin menemui keluargaku. Siapa yang ingin kau cium, hah?!"
"Eh-- eih …." Zira mundur beberapa langkah, gugup bercampur takut melihat raut gusar sang suami. Namun gilanya, bisa-bisanya Zira riang secara bersamaan di dalam sana.