Kehidupan Ketiga Sang Villainess
"Apakah tehnya sudah cukup manis atau perlu saya tambahkan senyuman saya agar lebih sweet?"
Xaverius menatap Kael datar. "Kael, kau merusak pemandangan karena kenapa kau pakai celemek koki istana?"
"Ini cosplay, Tuan, katanya Tuan mau Tea Time santai," Kael meletakkan nampan berisi toples selai tambahan di meja. "Sebagai ajudan yang berdedikasi saya harus bisa multitasking, jadi pembunuh bisa, jadi pelayan bisa, bahkan jadi obat nyamuk juga bisa."