Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

DIKIRA TAK BERGUNA TERNYATA SETARA DEWA

Sun Hao melihat panel karakter pada sistem. KLIK! Terdengar suara dari Sun Hao yang menekan tombol [Buka Panel]. [Nama: Sun Hao] [Usia: 19 Tahun] [Ras: Manusia] [Kultivasi: Belum ada] [KEAHLIAN: -Tinju (setara dengan dewa) -Tendangan (setara dengan dewa) -Pedang (setara dengan dewa) -Catur (setara dengan dewa) -Melukis (setara dengan dewa)
8.910.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 393 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Penguasa Benua Timur

Penguasa Benua Timur

tanya pengawal Feng Yaoshan dengan nada datar. “Oh ya, karena sepertinya kalian berdua akan mati di tanganku, tak ada salahnya aku memperkenalkan diri!” orang itu tersenyum sinis, dia adalah seorang laki-laki berbadan tegap berusia sekitar tiga puluh sembilan tahun, berwajah rupawan dengan bibir berwarna hitam, “namaku Wei Sihao, dari distrik Zhongjian. Kuharap kalian sudah tahu bagaimana kemampuan para pendekar dari Zhongjian!”
9.41.3M viewsOngoingIdinagdag sa Library 38.5K Beses bilang chen hao
Ipakita ang mga Review (553)
Read
+Library
Beyza M
turut berduka cita atas meninggal nya novel "penguasa benua timur" semoga tenang di alam sana. dan juga buat pencipta nya, moga" di beri ke ampunan atas kelalaiannya menulis novel ini yg sudah terkatung"
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Basahin ang Lahat ng Review
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"Seorang kultivator Alam Formasi Inti berani bicara padaku dengan nada seperti itu?" "Aku adalah teman seperjalanan gadis ini," jawab Chen Long dengan tenang. "Dan aku meminta mu untuk meninggalkan dia sendiri." Zhang Hao tertawa—tawa yang penuh dengan ejekan. "Teman seperjalanan? Atau kau adalah budaknya? Pelindung sewaan mungkin?" Dia menatap Chen Long dengan ekspresi yang sangat meremehkan. "Dengar, anak kecil. Aku Zhang Hao, kultivator Alam Manusia Suci. Kau bahkan tidak layak untuk berbicara denganku. Jadi lebih baik kau tutup mulut dan pergi, sebelum aku membuat mu menyesal."
619.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 743 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Pendekar Pedang Darah

Pendekar Pedang Darah

Chen Ling menatap Hua Yun yang tengah berdiri di depannya, menggambar ekspresi wajah yang begitu dingin. "Ahh, benar, Nona Hua. Aku Chen Ling, dan ini temanku, Fan Hao. Kami dari Puncak Teratai, dan kami adalah saudara satu desa dengan Chen Xuan!" kata Chen Ling dengan sangat ramah, bahkan membuat ekspresi wajah yang tersenyum. "B— be, benar, Nona Hua, aku ...." Fan Hao merasa tidak enak hati, karna telah menerobos masuk ke dalam kamar, bahkan membuat bibirnya terasa begitu berat untuk berbicara.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Merayu Kaisar Tua

Merayu Kaisar Tua

Ucap Zhang Hao. Zhao Tian menganggukkan kepalanya dan sorot matanya sedikit menunjukkan antisipasi. Sebelumnya Zhao Tian merasa setiap festival selalu membosankan. Namun kini ia menantikannya karena terdapat kehadiran Xiao Zhi dalam festival tersebut yang membuatnya menantikannya.
9.614.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 405 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Shen Xiao

Shen Xiao

"Kau sudah tidak waras ya, Teng Fei?!" Shen Xiao cukup terkesima sesaat sebelum matanya menatap ke bawah tak ingin melihatnya. Seorang laki-laki yang memiliki penampilan begitu rapi dan cukup menawan dengan pakaian biru muda bercorak bunga plum, Chan Fan. Ia salah seorang murid suatu Perguruan atau Sekte besar yang di kenal di suatu kota besar yang hampir setara dengan Ibu Kota Kekaisaran. Chan Fan seorang murid dalam yang dikenal teladan dan beretika baik saat di dalam Sekte, tapi ketika di luar dia akan bersikap jauh lebih tegas dan memiliki ambisi besar dan dinilai sangat licik. Sampai kadang kala sikap Chan Fan itu membuat teman-temannya pada menjauh darinya.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 242 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

jawabku. . Bukan rumah tujuanku pergi, setelah keluar dari Annhua. Melainkan sebuah tempat di mana banyak orang telah beristirahat dengan damai. Liu Hanzi. Masih nampak jelas nama ayah terukir di sana. Lalu beralih ke sebuah papan bertuliskan Yi Feilan, calon suamiku yang kini telah hidup dalam damai. "Feilan," lirihku, mengucap nama yang sulit kulupakan.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

tanya Hao Zhengyang. “Aku suka kamu, tapi aku tidak suka ibumu!” jawab Maimiao dengan sengaja menggunakan homofon. Dia bukan orang bodoh. Bahkan sebelum He Chunhua mencari tahu, Maimiao sudah terlebih dahulu bertanya-tanya. Dia tahu ibunya Hao Zhengyang suka calon menantu yang sepadan secara status. Kalau bukan karena dia memang suka Hao Zhengyang, dan karena Hao Zhengyang memperlakukannya dengan sangat baik, dia tidak akan menunggu-nunggu pria ini menyatakan perasaannya.
6.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 175 Beses bilang chen hao
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

Fix, Reo sedang tidak baik-baik saja. Aku segera menghubungi Sada untuk memberi tahu keadaan Reo. Panggilan pertama tidak diangkat. Kemana sih dia?! Pesanku dari tadi malam juga masih belum dibaca. Aku mencoba memanggil sekali lagi dan saat panggilan hampir berakhir barulah ada jawaban. "Halo, siapa nih?" oh, suara perempuan. "Halo, Sadanya ada?"
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang chen hao
Read
+Library
Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Membuat Suatu Perubahan disuatu malam

Dia adalah kapten dari tim bola basket di Universitas Jinling dan juga termasuk pacarnya Xia Qing, namanya Xu Hao. "Xia Qing, kalian sudah datang.. Duduklah dan lihat apa yang ingin kamu makan." Xu Hao berjalan kesisi Xia Qing dan secara alami meraih tangan Xia Qing. Matanya berkilau dengan penuh kehausan. "Eh...?" Sambil berkata demikian Xu Hao telah memperhatikan Qin Lang di samping dan mengerutkan kening. "Bukankah dia adalah.... Asisten Khusus dari tim pemandu sorak kalian..? Mengapa dia ada disini..???"
7.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 313 Beses bilang chen hao
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status